Diakuisisi ADMF dan MUFG, Mandala Finance Bakal Perkuat Bisnis di Indonesia Timur



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) menyatakan akan memperkuat bisnis pembiayaan grup di Indonesia Timur. Adapun Mandala Finance resmi diakuisisi oleh Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF).

Managing Director Mandala Finance Christel Lasmana mengatakan sebelum bergabung dengan Adira Finance dan MUFG, portfolio pembiayaan perusahaan setengahnya memang berfokus di Indoensia Timur.

"Dengan demikian, bergabungnya Mandala dengan MUFG dan Adira juga akan memperkuat posisi grup di Indonesia Timur," ucapnya saat ditemui seusai konferensi pers di Gedung Mandala Finance, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).


Baca Juga: Ingin Kembangkan Bisnis, Mandala Finance (MFIN) Tidak Bagi Dividen

Christel menyebut pembiayaan di wilayah Indonesia Timur masih didominasi kendaraan roda dua. Hal itu seiring dengan capaian nasionalnya, yaitu roda dua juga. 

Adapun hingga kuartal I-2024, Mandala Finance mencatat pembiayaan kendaraan roda dua, meliputi baru, bekas, dan refinancing, memakan porsi 99% dari total penyaluran pembiayaan. Mandala Finance menyebut total penyaluran pembiayaan hingga kuartal I-2024 mencapai Rp 1,3 triliun.

Pernyataan Mandala Finance itu selaras dengan yang diungkapkan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto mengatakan Mandala Finance banyak beroperasi pada pembiayaan motor dan berbisnis di Indonesia Timur. Adapun akuisisi oleh Adira Finance dan MUFG akan menambah bisnis pembiayaan MUFG, yang sebelumnya sudah memiliki Adira.

Sementara itu, Christel menyebut saat ini perusahaan bersama Adira Finance dan MUFG masih dalam tahap diskusi menentukan penyelarasan bisnis untuk ke depan.

Baca Juga: Pembiayaan Kendaraan Roda Dua Masih Mendominasi di Mandala Multifinance (MFIN)

"Kami saat ini masih tetap fokus pada rencana bisnis sesuai dengan rencana kerja yang disampaikan ke regulator dan pemegang saham," tuturnya.

Christel juga menyampaikan Mandala Finance menargetkan penyaluran pembiayaan tumbuh double digit pada tahun ini. Angka itu diproyeksikan berdasarkan dari pertumbuhan industri pembiayaan yang diperkirakan tumbuh 11%-13% pada 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi