Diakuisisi Asing, Analis Rekomendasi Beli Saham Blue Chip Ini, Target Harga Tinggi!



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Perusahaan asal Singapura, Pacific Universal Investments Pte. Ltd., resmi mengakuisisi 51% saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Analis rekomendasi beli saham blue chip ini dengan target harga tinggi usai masuknya investor asing sebagai pengendali baru.

Mengacu perdagangan Senin (11/5/2026), saham MAPI ditutup di level Rp 1.505 per saham atau menguat 3,44% secara harian. Sejak awal tahun 2026, saham MAPI telah menguat 29,18%.

Kenaikan harga saham MAPI tak lepas dari masuknya investor asing ke saham blue chip tersebut. Pacific Universal telah menyelesaikan pengambilalihan sebanyak 8.466.000.000 saham MAPI dari PT Satya Gema Gemilang dengan harga transaksi Rp 1.395 per saham atau setara Rp 11,81 triliun.


Corporate Secretary MAPI, Eva Andrianie, mengatakan dengan rampungnya transaksi tersebut, Pacific Universal resmi menjadi pengendali baru MAPI. “Dengan selesainya transaksi tersebut, Pacific Universal resmi menjadi pengendali baru MAPI,” ujar Eva dalam keterbukaan informasi, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Harga Turun 13% Lebih, Saham Ini Siap Bayar Dividen Rp 3.000/Lot

Direktur Pacific Universal, Sean Gustav Standish Hughes, mengatakan pengambilalihan ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis grup MAPI di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Seiring perubahan pengendali, MAPI bersama CVC Capital Partners plc menunjuk Samudra (Investment) Pte. Ltd. (SIPL) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (OCPL) untuk melaksanakan Mandatory Tender Offer (MTO) sesuai ketentuan Pasal 8 POJK No. 9/2018.

SIPL dan OCPL masing-masing dimiliki secara tidak langsung sebesar 51% oleh MAPI dan 49% oleh dana yang dikelola atau mendapat nasihat dari CVC Capital Partners plc beserta afiliasi dan entitas anak usahanya.

“Kami menyampaikan harga pelaksanaan MTO untuk pembelian saham publik ditetapkan sebesar Rp 1.550 per saham dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujar Sean.

Tonton: 8.500 Langkah per Hari, Cara Simpel Menjaga Berat Badan

Mengacu data perdagangan Bursa Efek Indonesia, rata-rata harga tertinggi harian saham MAPI selama 90 hari terakhir hingga 7 Mei 2026 berada di level Rp 1.274 per saham. Dengan demikian, harga MTO Rp 1.550 per saham mencerminkan premium sekitar 22%.

Prospek Saham MAPI Usai Ganti Pengendali

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, menilai perubahan pengendali berpotensi menjadi sentimen positif bagi MAPI.

Menurut Azis, pengendali baru dapat memperkuat strategi ekspansi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas akses pendanaan perusahaan.

Selain itu, masuknya investor strategis asing dinilai mampu meningkatkan kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis MAPI ke depan.

Dalam jangka menengah hingga panjang, aksi korporasi ini berpotensi mendukung perbaikan fundamental dan valuasi saham MAPI, terutama apabila diikuti transformasi bisnis serta penguatan jaringan distribusi dan portofolio merek.

Tonton: Mayoritas Korban Judol Internasional di Jakarta Didominasi Warga Negara Asing

Secara fundamental, Azis melihat kinerja MAPI masih cukup solid ditopang pertumbuhan konsumsi domestik, segmen gaya hidup premium, dan diversifikasi bisnis ritel yang kuat.

“Namun, tekanan daya beli dan persaingan industri ritel tetap menjadi faktor yang perlu dicermati,” ujar Azis kepada Kontan, Senin (11/5/2026).

Investor juga perlu mencermati arah strategi pengendali baru, termasuk potensi perubahan struktur bisnis, ekspansi, efisiensi, hingga sinergi yang dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Selain itu, keberlanjutan pertumbuhan penjualan dan margin di tengah kondisi konsumsi masyarakat yang masih fluktuatif juga menjadi perhatian.

Azis merekomendasikan buy untuk saham MAPI dengan target harga Rp 1.900 per saham.

 

OJK Bakal Batasi Paylater Tak Bisa Lagi Dipakai di Banyak Aplikasi
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News