KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs mata uang euro rupanya harus menunduk di hadapan dollar Amerika Serikat. Kabar negosiasi Amerika Serikat dan China mengenai perang dagang, serta data ekonomi di euro menjadi sentimen pergerakan dua mata uang negara tersebut. Mengutip Bloomberg, Selasa (8/1), pasangan mata uang EUR/USD harus melemah 0,27% atau berada di rentang 1,1445. Menurut analis Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto mengatakan lemahnya mata uang euro karena beberapa faktor. Pertama, dari segi teknikal awalnya mata uang euro tampak rebound dari dollar. Namun, mata uang negara Eropa tersebut harus melemah karena rilisnya data ekonomi di beberapa negara Eropa.
Dibayangi data ekonomi yang negatif, euro merunduk di hadapan dollar AS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs mata uang euro rupanya harus menunduk di hadapan dollar Amerika Serikat. Kabar negosiasi Amerika Serikat dan China mengenai perang dagang, serta data ekonomi di euro menjadi sentimen pergerakan dua mata uang negara tersebut. Mengutip Bloomberg, Selasa (8/1), pasangan mata uang EUR/USD harus melemah 0,27% atau berada di rentang 1,1445. Menurut analis Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto mengatakan lemahnya mata uang euro karena beberapa faktor. Pertama, dari segi teknikal awalnya mata uang euro tampak rebound dari dollar. Namun, mata uang negara Eropa tersebut harus melemah karena rilisnya data ekonomi di beberapa negara Eropa.