Diberi Bocoran Dividen Jumbo, Harga Saham LQ45 Ini Melonjak 5% Sehari



KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT AKR Corporindo (AKRA) berpeluang membagikan dividen jumbo dari tahun buku 2026. Pasalnya, kinerja perusahaan migas ini cemerlang dengan pertumbuhan laba lebih dari 20% pada semester I 2026.

AKRA menegaskan komitmennya untuk terus memberikan nilai tambah optimal bagi para pemegang saham melalui pembagian dividen yang konsisten. Kebijakan tersebut tetap berpegang pada aturan internal perseroan yang menetapkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sekurang-kurangnya sebesar 30% dari laba bersih.

Corporate Secretary & Head of Legal Division AKR Corporindo, Arum Pawestri, menjelaskan bahwa aksi korporasi ini selalu disesuaikan dengan kondisi fundamental perusahaan.


"AKR sendiri dalam melakukan pembagian dividen sesuai dengan kebijakan perusahaan di mana pembagian dividen sekurang-kurangnya adalah 30% dari laba bersih dan apabila laba bersih perusahaan melebihi dari Rp 50 miliar," ujar Arum dalam kegiatan public expose, Selasa (8/9/2026).

Bocoran dividen ini menjadi salah satu sentimen positif yang mendorong pergerakan harga saham anggota LQ45 tersebut. Pada perdagangan Selasa 8 September 2026, harga saham AKRA ditutup di Rp 1.525 naik 5,17% secara harian. 

Kenaikan itu melanjutkan tren positif sepanjang sebulan terakhir dengan akumulasi peningkatan harga sebesar 8,54%.

Baca Juga: Saham Blue Chip Mulai Bagi Dividen Interim Tahun Buku 2026, Cek yang Layak Beli

Faktor Pertimbangan dan Disiplin Alokasi Modal

Dalam mengimplementasikan kebijakan dividen tersebut, manajemen AKRA senantiasa menempuh prinsip kehati-hatian melalui disiplin alokasi modal. Keputusan final mengenai waktu dan besaran dividen selalu mempertimbangkan berbagai indikator penting, di antaranya:

  • Kebutuhan Pendanaan & Investasi: Menyelaraskan alokasi kas untuk ekspansi bisnis dan belanja modal (capex) secara berkelanjutan.
  • Posisi Keuangan & Arus Kas: Memastikan likuiditas perusahaan tetap sehat dan terjaga dengan baik.
  • Persetujuan RUPS: Memperoleh restu resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham.
"AKRA tetap berkomitmen untuk memberikan nilai kepada pemegang saham melalui pembagian dividen dengan mempertimbangkan kinerja arus kas, kebutuhan investasi dan kondisi keuangan perseroan," imbuh Arum.

Tonton: Beras SPHP Ganti Nama Jadi Beras Kita, Kemasan Baru Biru Putih Diluncurkan Oktober

Kinerja Semester I-2026 Tumbuh Impresif

Komitmen dividen yang kuat ini turut ditopang oleh pencapaian kinerja keuangan perseroan yang gemilang sepanjang paruh pertama tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan per semester I-2026, AKRA mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 30,84 triliun, yang menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 44% dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya di angka Rp 21,41 triliun.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan tersebut, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) ikut terkerek naik. AKRA membukukan laba bersih sebesar Rp 1,43 triliun pada semester I-2026, tumbuh sekitar 21,25% dari capaian semester I-2025 yang tercatat sebesar Rp 1,18 triliun.

Solidnya pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan ini memberikan ruang yang lapang bagi perseroan untuk menjaga kesinambungan imbal hasil bagi para pemegang saham di masa mendatang.  

RATU Cari Dana Segar, Ekspansi Migas Makin Dekat
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News