TOKYO. Pergerakan dollar AS perkasa terhadap 16 mata uang utama dunia. Pada pukul 12.11 waktu Tokyo, dollar diperdagangkan di posisi US$ 1,2295 dari US$ 1,2289 di New York. Sebelumnya, dollar sudah perkasa sebesar 0,9% dalam empat hari terakhir. Jika berhadapan dengan yen, dollar mencatatkan penguatan sebesar 0,1% menjadi 78,33 yen. Sementara, euro berada di level 96,31 yen dari posisi pekan lalu. Penguatan si hijau kali ini dipicu oleh krisis utang Eropa yang menjalar ke seluruh penjuru dunia. Kondisi ini yang kemudian meningkatkan permintaan terhadap mata uang yang relatif aman terhadap krisis, salah satunya adalah dollar AS. Selain itu, "Data pertumbuhan Produk Domestik Bruto Jepang semakin menambah kerentanan situasi ekonomi global. Data PDB kawasan Eropa dan sejumlah negara kunci Eropa juga akan menunjukkan kondisi serupa. Hal ini yang kemudian menyokong dollar AS," jelas Jonathan Cavenagh, strategist Westpac Banking Corp di Singapura.Catatan saja, data yang dirilis Kabinet Pemerintahan Jepang menunjukkan, tingkat Produk Domestik Bruto di sepanjang kuartal II naik 1,4%. Bandingkan dengan pertumbuhan PDB di kuartal I yang mencapai 5,5%. Sementara, nilai tengah 24 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi pertumbuhan sebesar 2,3%. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Diburu, dollar AS perkasa vs 16 mata uang dunia
TOKYO. Pergerakan dollar AS perkasa terhadap 16 mata uang utama dunia. Pada pukul 12.11 waktu Tokyo, dollar diperdagangkan di posisi US$ 1,2295 dari US$ 1,2289 di New York. Sebelumnya, dollar sudah perkasa sebesar 0,9% dalam empat hari terakhir. Jika berhadapan dengan yen, dollar mencatatkan penguatan sebesar 0,1% menjadi 78,33 yen. Sementara, euro berada di level 96,31 yen dari posisi pekan lalu. Penguatan si hijau kali ini dipicu oleh krisis utang Eropa yang menjalar ke seluruh penjuru dunia. Kondisi ini yang kemudian meningkatkan permintaan terhadap mata uang yang relatif aman terhadap krisis, salah satunya adalah dollar AS. Selain itu, "Data pertumbuhan Produk Domestik Bruto Jepang semakin menambah kerentanan situasi ekonomi global. Data PDB kawasan Eropa dan sejumlah negara kunci Eropa juga akan menunjukkan kondisi serupa. Hal ini yang kemudian menyokong dollar AS," jelas Jonathan Cavenagh, strategist Westpac Banking Corp di Singapura.Catatan saja, data yang dirilis Kabinet Pemerintahan Jepang menunjukkan, tingkat Produk Domestik Bruto di sepanjang kuartal II naik 1,4%. Bandingkan dengan pertumbuhan PDB di kuartal I yang mencapai 5,5%. Sementara, nilai tengah 24 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi pertumbuhan sebesar 2,3%. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News