KONTAN.CO.ID - Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada September 2026, untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah mengalami defisit pada periode Mei-Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$3,36 miliar. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa surplus tersebut terutama ditopang oleh neraca perdagangan nonmigas yang mencatat surplus sebesar US$5,67 miliar, di tengah defisit neraca perdagangan migas sebesar US$2,32 miliar. “Pada September 2026, neraca perdagangan barang Indonesia mencatatkan surplus US$3,36 miliar. Surplus ini terutama didorong oleh neraca perdagangan nonmigas sebesar US$5,67 miliar. Sementara itu, neraca perdagangan migas masih mengalami defisit sebesar US$2,32 miliar,” jelas Amalia.
Didorong Nonmigas, Neraca Perdagangan September 2026 Surplus US$3,36 Miliar
KONTAN.CO.ID - Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada September 2026, untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah mengalami defisit pada periode Mei-Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$3,36 miliar. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa surplus tersebut terutama ditopang oleh neraca perdagangan nonmigas yang mencatat surplus sebesar US$5,67 miliar, di tengah defisit neraca perdagangan migas sebesar US$2,32 miliar. “Pada September 2026, neraca perdagangan barang Indonesia mencatatkan surplus US$3,36 miliar. Surplus ini terutama didorong oleh neraca perdagangan nonmigas sebesar US$5,67 miliar. Sementara itu, neraca perdagangan migas masih mengalami defisit sebesar US$2,32 miliar,” jelas Amalia.