Didukung aksi beli investor, harga SUN berpeluang naik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan bergerak terbatas dengan kecenderungan mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (4/7). Hal ini didukung oleh perilaku para investor yang antusias melakukan aksi beli.

Akan tetapi, potensi kenaikan harga SUN akan dibatasi oleh rilis data cadangan devisa Indonesia pada Jumat (5/7) besok, sehingga para investor cenderung untuk wait and see terlebih dahulu.

Secara teknikal, harga SUN masih terlihat mengalami tren naik dalam jangka pendek. “Namun, kenaikan harga SUN cenderung terbatas karena posisi harga sudah berada di area jenuh beli,” ungkap Analis Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra dalam riset harian yang diterima Kontan.co.id.


Dengan demikian, Made menyarankan kepada investor untuk melakukan strategi trading dengan memanfaatkan momentum kenaikan harga SUN.  Sejumlah seri SUN bertenor pendek hingga menengah dapat menjadi pilihan bagi investor misalnya FR0031, FR0053, FR0061, FR0064, FR0071, dan FR0078.

Sebelumnya, harga SUN mengalami kenaikan pada perdagangan kemarin lantaran disokong oleh stabilnya kurs rupiah terhadap dollar AS.

Harga rata-rata SUN tenor pendek atau 1 tahun—4 tahun mengalami kenaikan sekitar 5 bps yang membuat imbal hasil rata-ratanya turun 2 bps. 

Harga rata-rata SUN tenor menengah atau 5 tahun—7 tahun naik berkisar antara 2,4 bps—12,4 bps yang mendorong turunnya imbal hasil rata-rata sekitar 0,6 bps—2,2 bps.

Adapun SUN tenor panjang atau di atas 7 tahun mengalami kenaikan harga rata-rata sekitar 60 bps yang mengakibatkan imbal hasil rata-ratanya turun hingga 8 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi