KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lautan Luas Tbk (LTLS), perusahaan penyedia bahan baku dan solusi kimia terintegrasi dengan pengalaman lebih dari 74 tahun, dan terdiri dari tiga sektor bisnis, yakni manufaktur, distribusi, serta layanan pendukung dan jasa, berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang kuat sepanjang tahun buku 2025. LTLS membukukan pendapatan sebesar Rp 8,8 triliun, tumbuh signifikan sebesar 13,94% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 7,7 triliun Kenaikan pendapatan yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun ini didorong oleh permintaan yang kuat dari berbagai sektor industri utama. Pertumbuhan tersebut terutama dipicu oleh performa solid di sektor makanan dan minuman (F&B), perawatan tubuh dan rumah tangga (personal care and homecare), hingga solusi pengolahan air dan bahan kimia. Secara komposisi, segmen distribusi memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan sebesar 51%, disusul oleh segmen manufaktur sebesar 42%, serta sektor layanan pendukung dan jasa sebesar 7%. Mengenai pencapaian ini, Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG Lautan Luas menyatakan bahwa efisiensi operasional menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pasar.
Didukung Sektor Konsumsi, Lautan Luas (LTLS) Catat Pertumbuhan Pendapatan di 2025
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lautan Luas Tbk (LTLS), perusahaan penyedia bahan baku dan solusi kimia terintegrasi dengan pengalaman lebih dari 74 tahun, dan terdiri dari tiga sektor bisnis, yakni manufaktur, distribusi, serta layanan pendukung dan jasa, berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang kuat sepanjang tahun buku 2025. LTLS membukukan pendapatan sebesar Rp 8,8 triliun, tumbuh signifikan sebesar 13,94% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 7,7 triliun Kenaikan pendapatan yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun ini didorong oleh permintaan yang kuat dari berbagai sektor industri utama. Pertumbuhan tersebut terutama dipicu oleh performa solid di sektor makanan dan minuman (F&B), perawatan tubuh dan rumah tangga (personal care and homecare), hingga solusi pengolahan air dan bahan kimia. Secara komposisi, segmen distribusi memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan sebesar 51%, disusul oleh segmen manufaktur sebesar 42%, serta sektor layanan pendukung dan jasa sebesar 7%. Mengenai pencapaian ini, Eurike Hadijaya, Head of Investor Relations, Corporate Communications & ESG Lautan Luas menyatakan bahwa efisiensi operasional menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pasar.