KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah sukses berkolaborasi dengan Sampoerna Retail Community (SRC), PT Digital Mediatama Maxima Tbk (
DMMX) berencana untuk menggandeng komunitas ritel lain. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Digital Mediatama Maxima Budiasto Kusuma. Budiasto bilang, DMMX sedang menggodok kerjasama dengan setidaknya dua
channel ritel baru. Targetnya, pada kuartal I-2020 DMMX kerjasama tersebut sudah bisa sampai tahap kick off. Namun, Budiasto masih enggan mengungkap perihal komunitas ritel mana yang akan digandeng.
Budiasto mengatakan, potensi
general trade (ritel) di Indonesia sangatlah besar. Dia bilang, jumlah pelaku
general trade di tanah air sekitar 3 juta unit. Artinya, pasar DMMX untuk mengembangkan platform digital masih sangat terbuka lebar. “
General trade di Indonesia sekitar 3 juta, itu masih luas pasarnya,” ujar Budiasto kepada Kontan.co.id, Kamis (14/11). Akan tetapi, permasalahannya adalah kebanyakan pelaku
general trade di Indonesia tidak terkelola dengan baik. Dalam mengembangkan platform digital ini, DMMX menyasar komunitas ritel yang terorganisir dengan baik.
Baca Juga: Platform Pojok bayar milik Digital Mediatama (DMMX) jangkau 48.000 toko kelontong “Salah satunya adalah SRC yang ter-
manage dengan baik. Komunitas ritel lain ada juga yang ter-
manage dengan baik. Tetapi ritel yang berdiri sendiri, itu bukan target kami,” sambungnya. Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan yang bergerak di bidang
digital cloud advertising. Pesatnya teknologi membuat DMMX harus mengantisipasinya dengan menyiapkan
research and development (R&D) yang mumpuni. Tantangan lainnya adalah area ekspansi. Budi mengatakan, ekspansi ritel sangat bergantung pada perkembangan ekonomi nasional.
Untuk diketahui, saat ini DMMX telah bekerjasama dengan SRC untuk meluncurkan Pojok Bayar, yakni platform
one stop shopping untuk memudahkan pembayaran tagihan secara instan serta pembelian produk digital dengan mudah. Saat ini, sebanyak 48.000 toko kelontong Sampoerna Retail Community (SRC) telah tersambung dengan platform digital tersebut. Pasca melakukan
Initial Public Offering (IPO), DMMX menargetkan dapat mengantongi pendapatan hingga Rp 99 miliar dengan laba senilai Rp 13,5 miliar. Budiasto optimistis dapat mencapai target ini atau bahkan lebih dari yang ditargetkan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News