Dihukum BEI, 50 Saham Ini Tidak Bisa Diperdagangkan Di Bursa, Apa Penyebabnya?
Kamis, 19 Februari 2026 05:11 WIB
Oleh: Yuliana Hema | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan efek (suspensi) terhadap 50 emiten yang belum memenuhi kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan (annual listing fee) tahun 2026. Simak daftar saham yang terkena suspensi BEI. Langkah ini merupakan bagian dari penegakan peraturan pasar modal guna menjaga keteraturan, transparansi, dan kepatuhan perusahaan tercatat di Bursa. Dalam pengumuman resmi yang dirilis Rabu (18/2/2026), BEI menyampaikan bahwa batas akhir pembayaran annual listing fee jatuh pada 14 Februari 2026. Hingga tenggat waktu tersebut, sebanyak 50 emiten tercatat belum melunasi kewajibannya.
Dari total tersebut, 39 perusahaan sebelumnya memang telah berada dalam status suspensi. Artinya, terdapat 11 emiten baru yang kini turut dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham. Suspensi berlaku efektif sejak sesi pertama perdagangan pada 18 Februari 2026 di pasar reguler dan pasar tunai. Kebijakan ini menegaskan komitmen BEI dalam menegakkan aturan pencatatan dan meningkatkan disiplin emiten. Pembayaran annual listing fee merupakan kewajiban rutin perusahaan tercatat sebagai bagian dari keberlangsungan status pencatatan saham di Bursa. Baca Juga: Ramadan, Harga Emas Antam Diproyeksi Melonjak Jadi Segini Daftar 50 Emiten yang Terkena Suspensi BEI 2026 Berikut daftar lengkap 50 emiten yang dikenakan suspensi beserta status perdagangan efeknya: AKKU – PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk – Aktif ARMY – PT Armidian Karyatama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar ARTI – PT Ratu Prabu Energi Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai BEBS – PT Berkah Beton Sadaya Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai BIKA – PT Binakarya Jaya Abadi Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai BIMA – PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar BOSS – PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar BTEL – PT Bakrie Telecom Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar CBMF – PT Cahaya Bintang Medan Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar CLAY – PT Citra Putra Realty Tbk – Aktif CPRI – PT Capri Nusa Satu Properti Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai DEAL – PT Dewata Freightinternational Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai DUCK – PT Jaya Bersama Indo Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar ENVY – PT Envy Technologies Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar ETWA – PT Eterindo Wahanatama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar FIMP – PT Fimperkasa Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar Tonton: Dana Desa Dipangkas 58% Demi Kopdes Merah Putih, Ini Kata Pengamat GAMA – PT Aksara Global Development Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai GTBO – PT Garda Tujuh Buana Tbk – Aktif HKMU – PT HK Metals Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar HOME – PT Hotel Mandarine Regency Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar HOMI – PT Grand House Mulia Tbk – Aktif HOTL – PT Saraswati Griya Lestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar IIKP – PT Inti Agri Resources Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar INAF – PT Indofarma Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai INPS – PT Indah Prakasa Sentosa Tbk – Aktif IPPE – PT Indo Pureco Pratama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar JSKY – PT Sky Energy Indonesia Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai KAYU – PT Darmi Bersaudara Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar KBRI – PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar MAGP – PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai MENN – PT Menn Teknologi Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar MGLV – PT Panca Anugrah Wisesa Tbk – Aktif MKNT – PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar NUSA – PT Sinergi Megah Internusa Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai PLAN – PT Planet Properindo Jaya Tbk – Aktif POLL – PT Pollux Properties Indonesia Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai POOL – PT Pool Advista Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar PTDU – PT Djasa Ubersakti Tbk – Aktif PURE – PT Trinitan Metals and Minerals Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai RAFI – PT Sari Kreasi Boga Tbk – Aktif RIMO – PT Rimo International Lestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar SAGE – PT Saptausaha Gemilangindah Tbk – Aktif SHID – PT Hotel Sahid Jaya International Tbk – Aktif SIMA – PT Siwani Makmur Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar SMRU – PT SMR Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar SWAT – PT Sriwahana Adityakarta Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai TECH – PT Indosterling Technomedia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar TOPS – PT Totalindo Eka Persada Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar TRAM – PT Trada Alam Minera Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar TRIL – PT Triwira Insanlestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar
Investor diimbau untuk mencermati pengumuman resmi BEI serta keterbukaan informasi dari masing-masing emiten terkait potensi pencabutan suspensi setelah kewajiban pembayaran dipenuhi.
Media Asing Ramai Ulas Gebrakan Militer RI yang Siapkan Jalan Tol Jadi Landasan Jet Tempur