KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mengungkap strategi pelaku usaha mebel agar ekspor ke Amerika Serikat (AS) tetap bertumbuh pasca tarif impor 19% dikenakan untuk Indonesia. Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur mengatakan, porsi ekspor produk furnitur ke AS saat ini meningkat dari 54% ke 58%. Oleh karena itu, AS masih menjadi pasar ekspor utama industri furnitur Tanah Air. Salah satu langkah HIMKI untuk menekan dampak tarif adalah dengan membeli produk bahan baku kayu dari AS. Bahan baku yang diolah di Indonesia kemudian akan kembali diekspor ke AS.
Dikenakan Tarif 19%, Ini Strategi HIMKI Agar Ekspor Furnitur ke AS Tetap Tumbuh
KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mengungkap strategi pelaku usaha mebel agar ekspor ke Amerika Serikat (AS) tetap bertumbuh pasca tarif impor 19% dikenakan untuk Indonesia. Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur mengatakan, porsi ekspor produk furnitur ke AS saat ini meningkat dari 54% ke 58%. Oleh karena itu, AS masih menjadi pasar ekspor utama industri furnitur Tanah Air. Salah satu langkah HIMKI untuk menekan dampak tarif adalah dengan membeli produk bahan baku kayu dari AS. Bahan baku yang diolah di Indonesia kemudian akan kembali diekspor ke AS.
TAG: