Dipimpin Low Tuck Kwong, Kekayaan 10 Orang Terkaya RI Melebihi Penerimaan pajak 2027
Kamis, 10 September 2026 04:20 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Low Tuck Kwong pimpin daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes September 2026, mengalahkan kekayaan pendiri Grup Barito, Prajogo Pangestu dan pemilik Grup Djarum, Robert Budi Hartono. Faktanya, jumlah kekayaan 10 orang terkaya Indonesia termasuk Low Tuck Kwong, bersama Prajogo Pangestu, Robert Budi Hartono dan 7 orang lainnya lebih besar dibandingkan penerimaan pajak hingga Agustus di APBN 2026. Daftar orang terkaya di Indonesia kembali mengalami pergeseran yang dinamis seiring fluktuasi pergerakan harga saham dan nilai perusahaan di pasar modal. Berdasarkan publikasi Forbes Real-Time Billionaires pada Rabu, 9 September 2026, pendiri PT Bayan Resources Tbk, Low Tuck Kwong, sukses menempati posisi teratas sebagai orang terkaya di tanah air. Pengusaha yang dijuluki sebagai "coal king" atau raja batu bara ini tercatat memiliki kekayaan bersih fantastis mencapai 18,8 miliar dollar AS atau setara dengan kisaran Rp 329,13 triliun (dengan asumsi kurs Rp 17.507 per dollar AS).
Secara global, Forbes menempatkan Low Tuck Kwong di peringkat ke-147 orang terkaya di dunia pada tanggal tersebut, setelah kekayaannya mengalami penambahan sebesar 257 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,5 triliun dibanding penutupan perdagangan sebelumnya. Baca Juga: Pengguna Tidak Bisa Update WhatsApp Kadaluwarsa? Intip Penjelasannya Sektor Penggerak dan Total Kekayaan 10 Konglomerat Utama Jika kekayaan dari 10 orang teratas dalam daftar tersebut diakumulasikan, totalnya menembus angka sekitar 111,4 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 1.950,28 triliun. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan realisasi penerimaan pajak Indonesia hingga akhir Agustus 2026 sekitar Rp1.409,1 triliun. Realisasi penerimaan pajak tersebut tumbuh 24,1% secara tahunan (year on year Sumber kekayaan para taipan ini sangat beragam, mulai dari sektor batu bara, energi, petrokimia, perbankan, pusat data, hingga industri perkebunan sawit dan nikel. Berikut adalah daftar lengkap 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes per September 2026: 1. Low Tuck Kwong: Rp 329,13 triliun (18,8 miliar dollar AS) – Sektor batu bara dan energi terbarukan (Bayan Resources, Metis Energy). 2. Prajogo Pangestu: Rp 301,12 triliun (17,2 miliar dollar AS) – Sektor petrokimia, energi, dan kayu (Barito Pacific, Chandra Asri). 3. Robert Budi Hartono: Rp 294,12 triliun (16,8 miliar dollar AS) – Sektor perbankan dan rokok (BCA, Djarum). 4. Anthoni Salim: Rp 197,83 triliun (11,3 miliar dollar AS) – Sektor makanan, ritel, telekomunikasi, dan energi (Salim Group, Indofood). 5. Tahir dan Keluarga: Rp 166,32 triliun (9,5 miliar dollar AS) – Sektor perbankan, kesehatan, dan properti (Mayapada Group). 6. Sri Prakash Lohia: Rp 152,31 triliun (8,7 miliar dollar AS) – Sektor pupuk dan polimer (Indorama Corp). 7. Otto Toto Sugiri: Rp 147,06 triliun (8,4 miliar dollar AS) – Sektor infrastruktur digital dan pusat data (DCI Indonesia). 8. Marina Budiman: Rp 105,04 triliun (6 miliar dollar AS) – Sektor pusat data dan telekomunikasi (DCI Indonesia). 9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono: Rp 85,78 triliun (4,9 miliar dollar AS) – Sektor perkebunan sawit dan nikel (Harita Group, Bumitama Agri). 10. Theodore Rachmat: Rp 85,78 triliun (4,9 miliar dollar AS) – Sektor pertanian, manufaktur, dan pertambangan (Triputra Group, Alamtri Resources). Tonton: Kreator Jadi Mesin Penjualan, Komisi Affiliate Tembus Rp422 Miliar
Sensitivitas Penghitungan Real-Time Forbes Perubahan peringkat yang kerap terjadi—seperti pergeseran posisi antara Low Tuck Kwong dan Prajogo Pangestu sepanjang tahun 2026—membuktikan betapa sensitifnya nilai kekayaan para miliarder terhadap dinamika pasar saham. Forbes memperbarui nilai kepemilikan perusahaan publik secara real-time setiap lima menit ketika bursa saham terkait dibuka (dengan jeda sekitar 15 menit), sementara kekayaan yang bersumber dari perusahaan privat diperbaharui sekali sehari. Metode ini membuat fluktuasi harga saham harian dapat langsung merefleksikan perubahan nilai kekayaan bersih para konglomerat secara transparan. Sebagian artikel telah tayang https://money.kompas.com/read/2026/09/09/202319626/10-orang-terkaya-di-indonesia-versi-forbes-kekayaannya-tembus-rp-1950-t?page=all#page2.
Menteri Perumahan Marurar: Hukum Berat Jika Ada Korupsi Dana Bencana