KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Hampir seluruh jajaran lengkap direksi PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) terpantau kompak menambah kepemilikannya di saham tempat mereka menjabat. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/4/2026), sembilan direksi CIMB Niaga terpantau menambah kepemilikan sahamnya pada 31 Maret 2026. Kesembilan direksi mendapat tambahan saham di harga Rp 1.765 per saham. Untuk diketahui, posisi harga ini mencerminkan koreksi tipis 0,28% sejak awal tahun (year-to-date). Tujuan transaksi tersebut dilaporkan sebagai implementasi program MRT (management retention).
Baca Juga: Aset Industri Asuransi Tumbuh 6,80% per Februari 2026, Capai Rp 1.219,35 Triliun Dari sepuluh jajaran direksi CIMB Niaga, hanya Operations, Technology, Analytics and AI Director Rico Usthavia Frans yang tak turut menambah kepemilikan sahamnya. Sementara itu, President Director Lani Darmawan menambah 12.000 unit saham sehingga total kepemilikannya menjadi 2,03 juta unit saham atau setara 0,01% hak suara. Melalui transaksi ini, artinya Lani mendapat dana Rp 21,18 juta. Kemudian Strategy, Finance & SPAPM Director Lee Kai Kwong mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta. Dus, total kepemilikan sahamnya menjadi 921.900 unit saham atau setara 0,00% hak suara. Treasury & Capital Markets Director John Simon mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta, sehingga total kepemilikan sahamnya menjadi 1,26 juta unit saham atau setara 0,00% hak suara. Compliance, Corporate Affairs & Legal Director Fransiska Oei juga mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta dan total kepemilikan sahamnya menjadi 1,16 juta unit saham atau setara 0,00% hak suara. Selanjutnya Sharia Banking Director Pandji P. Djajanegara turut mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta. Pasca transaksi, total kepemilikan sahamnya menjadi 913.726 unit saham atau setara 0,00% hak suara. Risk Management Director Henky Sulistyo tak ketinggalan mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta dan total kepemilikan sahamnya menjadi 312.300 unit saham atau setara 0,00% hak suara. Adapun Human Resources Director Joni Raini mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta. Dus, total kepemilikan sahamnya menjadi 434.901 unit saham atau setara 0,00% hak suara.
Baca Juga: Ada 10 Fintech P2P Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Rp 12,5 Miliar Banking Business Director Rusly Johannes pun mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta. Dengan ini total kepemilikan sahamnya menjadi 1,06 juta unit saham atau setara 0,00% hak suara. Terakhir, Consumer Banking Director Noviady Wahyudi mendapat tambahan 8.000 unit saham atau setara nilai Rp 14,12 juta. Dengan ini total kepemilikan sahamnya menjadi 178.500 saham atau setara 0,00% hak suara. Pada perdagangan hari ini, Senin (6/4/2026), harga saham BNGA dibuka di harga Rp 1.805 dan ditutup di harga Rp 1.800 di akhir sesi I. Dalam sepekan, posisi harga ini menunjukkan kenaikan 1,98%. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News