Dirjen DJPPR & Purbaya ke China,Ini 15 Investor yang Ditemui Jelang Panda Bond Terbit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memulai rangkaian roadshow ke China yang dimulai pada Selasa (16/6/2026) sebagai bagian dari persiapan penerbitan Panda Bond Indonesia.

Dirjen DJPPR Suminto mengungkapkan, agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah pelaksanaan Non-Deal Roadshow (NDR) dalam rangka penerbitan Panda Bond.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah Indonesia akan melakukan pertemuan dengan investor-investor institusi besar di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hingga saat ini, lebih dari 15 investor institusi telah mengonfirmasi kehadirannya.


Beberapa investor yang dijadwalkan hadir antara lain Agricultural Bank of China, Zhongou Asset Management, ICBC Wealth Management, Minsheng Tonghui AMC, CITIC-Prudential Life Insurance Company, Bank of China Wealth Management, China Exim Bank, dan Harvest Fund Management.

Baca Juga: Purbaya Akan Terbang ke China Bulan Juni Untuk Promosikan Penerbitan Panda Bond

Melalui pertemuan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menyampaikan perkembangan terkini mengenai kebijakan pemerintah serta kinerja perekonomian Indonesia kepada para investor.

Selain memaparkan kondisi ekonomi domestik, pemerintah juga akan memanfaatkan forum tersebut untuk memperoleh umpan balik (feedback) dari para investor terkait rencana penerbitan Panda Bond, termasuk mengenai preferensi tenor yang diminati pasar.

"Melalui pertemuan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menyampaikan perkembangan terkini mengenai kebijakan pemerintah serta kinerja perekonomian Indonesia kepada para investor, sekaligus mendapatkan umpan balik dari investor mengenai penerbitan Panda Bond, misalnya tentang preferensi tenor dari investor," ujar Suminto kepada Kontan, Senin (15/6/2026).

Suminto menambahkan, debut penerbitan Panda Bond Indonesia direncanakan akan dilaksanakan segera setelah pelaksanaan Non-Deal Roadshow tersebut, dengan mempertimbangkan waktu terbaik untuk masuk ke pasar atau best market window. "Rencananya akhir Juni atau awal Juli, di sekitaran itu. Kita ngelihat respon market juga," ujar Suminto.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap dapat mengoptimalkan minat investor di pasar keuangan China sekaligus memperluas basis investor internasional dalam pembiayaan APBN melalui instrumen Panda Bond.

Baca Juga: Bidik Pasar China, Pemerintah Akan Terbitkan Panda Bond di Semester II 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News