KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono menilai prospek perekonomian Indonesia pada kuartal I-2026 masih berada dalam jalur yang relatif kuat, meskipun tetap dibayangi sejumlah risiko eksternal. Imam memandang fundamental domestik Indonesia masih cukup resilien untuk menopang pertumbuhan awal tahun depan. Menurut Imam, inflasi diperkirakan tetap terkendali dalam sasaran Bank Indonesia sebesar 2,5% ± 1%, sehingga daya beli masyarakat dan stabilitas biaya ekonomi relatif terjaga. Dari sisi pertumbuhan, berbagai proyeksi institusional menunjukkan ruang ekspansi yang masih solid pada 2026. “IMF dalam World Economic Outlook Oktober 2025 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 4,9% pada 2026, sementara arah APBN 2026 memasang target pertumbuhan sekitar 5,4% dengan defisit tetap dijaga di bawah 3%,” ujarnya kepada kontan.co.id.
Dirut Bank Muamalat Optimistis Ekonomi RI Tetap Resilien pada Kuartal I-2026
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono menilai prospek perekonomian Indonesia pada kuartal I-2026 masih berada dalam jalur yang relatif kuat, meskipun tetap dibayangi sejumlah risiko eksternal. Imam memandang fundamental domestik Indonesia masih cukup resilien untuk menopang pertumbuhan awal tahun depan. Menurut Imam, inflasi diperkirakan tetap terkendali dalam sasaran Bank Indonesia sebesar 2,5% ± 1%, sehingga daya beli masyarakat dan stabilitas biaya ekonomi relatif terjaga. Dari sisi pertumbuhan, berbagai proyeksi institusional menunjukkan ruang ekspansi yang masih solid pada 2026. “IMF dalam World Economic Outlook Oktober 2025 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 4,9% pada 2026, sementara arah APBN 2026 memasang target pertumbuhan sekitar 5,4% dengan defisit tetap dijaga di bawah 3%,” ujarnya kepada kontan.co.id.
TAG: