Dirut Bank Negara Indonesia (BBNI) Beberkan Keberhasilan dalam 4 Tahun Terakhir



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Royke Tumilaar mengatakan bahwa Bank BNI berhasil mencapai transformasi dalam berbagai sektor selama empat tahun terakhir.

"Kami mampu mendorong peningkatan kinerja positif dengan prospek jangka panjang,” ujar Royke dalam siaran pers, Minggu (29/10).

Royke memaparkan, selama empat tahun, BNI telah melakukan keberhasilan dalam sisi corporate action.  Antara lain meresmikan kantor baru BNI Seoul dan BNI Tokyo dan membuka outlet baru di Amsterdam dan telah menjadi mitra Kementerian BUMN dalam membuka Indonesia Incorporated Hong Kong.


Baca Juga: Cermati Saham-Saham yang Banyak Dilepas Asing Saat IHSG Menguat Kemarin

“BNI juga menjadi bank nasional pertama yang mampu menerbitkan Green Bond senilai Rp 5 triliun dan dilanjutkan dengan penguatan program sustainable linked loan,” tambah Royke.

Di samping itu, BNI mengakuisisi Bank Mayora dan mentransformasikannya menjadi Digital First SME Bank yang diberi nama hibank. “Kami juga telah berhasil mendirikan BNI Ventura sebagai upaya strategi BNI dalam menjawab potensi pengembangan digital banking,” ujar Royke.

 
BBNI Chart by TradingView

Kemudina, BNI menerbitkan Negotiable Certificates of Deposit (NCD) dengan nilai Rp 2,39 triliun. Sementara itu, BNI Sekuritas Pte. Ltd. (BSPL), anak perusahaan PT BNI Sekuritas, resmi beroperasi di Singapura.

Baca Juga: Bank Negara Indonesia (BBNI) Berdamai dengan Bank Danamon Indonesia (BDMN)

BNI juga memperkuat sinergi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan menjalin kerja sama kemitraan sedikitnya 13 bank daerah. Perseroan telah menjadi bank pertama yang berhasil ikut terlibat langsung dalam pembangunan infrastruktur serta penciptaan ekosistem keuangan digital Ibu Kota Negara (IKN).

Terbaru, BNI telah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) untuk melakukan Stock Split dengan rasio 1:2 dan mendapatkan minat yang luar biasa dari masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli