Disokong pengusaha, dana kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai Rp 606 miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin mencapai Rp 606,78 miliar. Hal itu diungkapkan oleh Bendahara TKN Jokowi - Maruf, Wahyu Trenggono saat menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye. Pemasukan tersebut mayoritas berasal dari kantong pengusaha.

"Pemasukan dana kampanye paling banyak dari pengusaha," ujar Wahyu kepada wartawan, Kamis (2/5).

Pemasukan terbanyak berasal dari badan usaha non pemerintah. Total dana yang didapat dari perusahaan mencapai angka Rp 253,9 miliar yang terdiri dari 40 perusahaan. Selain itu, ada pula pemasukan yang berasal dari kelompok. Pemasukan dari kelompok tersebut sebesar Rp 251 miliar yang terdiri dari 17 kelompok.


Sakti menuturkan, kelompok tersebut juga banyak didominasi oleh pengusaha. Biasanya pengusaha yang ingin menyumbang mengumpulkan bersama dan memberikan sumbangan dengan nama kelompok.

"Misal kelompok pengusaha Jawa Timur, ada kelompok pengusaha macam-macamlah, mereka gabung jadi semacam asosiasi atau paguyuban gitu, gabung jadi satu dan disumbangkan," terang Wahyu.

Sementara pemasukan dari perseorangan sebesar Rp 21,86 miliar dari total 252 orang. Sumbangan perseorangan tersebut juga diakui Wahyu banyak didominasi oleh pengusaha.

Banyaknya sokongan pengusaha dinilai merupakan bentuk kepuasan kepada pemerintahan Jokowi. Calon petahana tersebut dinilai mampu menciptakan iklim ekonomi yang baik bagi pengusaha. Wahyu pun tidak menampik banyaknya visi misi yang sampaikan akan menguntungkan pengusaha. Termasuk dalam segi pembuatan kebijakan.

"Ya pasti dong (ada pengaruh pengusaha dalam kebijakan), tapi memengaruhi dalam arti positif," jelas Wahyu.

Namun, Wahyu menegaskan meski dikelilingi pengusaha, pemerintahan tidak akan tertekan. Termasuk dengan tekanan memberikan proyek pemerintah kepada pengusaha. Partai politik (Parpol) juga memberikan sumbangan pada kampanye Jokowi - Maruf. Total sumbangan Parpol sebesar Rp 79,73 miliar.

Sementara kedua pasangan calon Jokowi-Maruf diungkapkan Wahyu tidak mengeluarkan uang untuk kampanye. Meski begitu Jokowi menyumbang melalui perusahaan miliknya yaitu PT Rakabu Sejahtera.

Dari angka tersebut, total pengeluaran kampanye TKN Jokowi - Maruf sebesar Rp 601,35 miliar. Mayoritas dana digunakan untuk biaya operasional sebesar Rp 597,92 miliar. "Tiga komponen besar adalah alat peraga kampanye, kemudian iklan dan penyebaran, dan pertemuan," ungkap Wahyu.

Saat ini saldo dana kampanye TKN berupa uang terdapat Rp 1,64 miliar. Sementara sisa dana kampanye berupa barang total sebanyak Rp 3,78 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli