Disokong Ramadan dan Lebaran, Impor Maret 2023 Diperkirakan Naik 25,3%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BNI Sekuritas memperkirakan kinerja impor pada Maret 2023 meningkat secara bulanan. Meski begitu, kinerja impor secara tahunan menunjukkan tren sebaliknya.

Kepala Ekonom BNI Sekuritas Damhuri Nasution menghitung, kinerja impor pada Maret 2023 akan mencapai US$ 19,95 miliar, atau naik 25,30% secara bulanan. Peningkatan ini dikarenakan jumlah hari yang lebih banyak di Maret jika dibandingkan dengan Februari.

Selain itu, secara historis, impor menjelang perayaan hari besar keagaamaan nasional (HBKN) seperti Idul Fitri juga cenderung meningkat. Damhuri bilang, kenaikan impor yang dilakukan oleh pemerintah antara lain untuk beras, gula, daging sapi, bawang putih dan lain-lain.


Baca Juga: Ekspor Turun, Ekonom Bank Permata Proyeksi Surplus Neraca Dagang Maret 2023 Menyusut

"Dalam rangka mengamankan pasokan kebutuhan pokok dalam negeri, sehingga gejolak harga lebih terbatas," ujar Damhuri kepada Kontan.co.id, Kamis (13/4).

Ia menyampaikan, indeks kepercayaan konsumen (IKK) tetap bertahan di level yang tinggi mengindikasikan adanya persepsi konsumen yang optimis terhadap perekonomian secara nasional maupun kondisi ekonomi daerah dan keluarganya.

Ditambah dengan laju inflasi yang semakin terjaga, maka pertumbuhan konsumsi termasuk produk impor diperkirakan masih akan tumbuh baik. Meski begitu, Damhuri melihat kinerja impor Maret 2023 secara tahunan justru menurun 9,18%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi