JAKARTA. Direktorat Jendral Imigrasi kembali melakukan operasi warga negara asing. Kali ini, yang digeledah adalah PT Huawei Services yang berlokasi di Menara 88, Kasablanka, Jakarta. Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Yurod Saleh mengatakan, operasi tersebut dilakukan karena adanya laporan masyarakat terkait adanya Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja tanpa dilengkapi dokumen pendukung. Dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (27/11), tim Imigrasi mendapati 32 WNA dengan dengan dokumen yang tidak lengkap. Rinciannya, 12 orang WNA tidak dapat menunjukkan dokumen, 8 orang menunjukkan paspor izin tinggal kunjungan, 4 orang menunjukkan paspor izin tinggal terbatas, 1 orang paspor exit permit only, dan 7 orang dapat menunjukkan dokumen keiimigrasian WN RRT.
Ditjen Imigrasi sidak kantor Huawei Indonesia
JAKARTA. Direktorat Jendral Imigrasi kembali melakukan operasi warga negara asing. Kali ini, yang digeledah adalah PT Huawei Services yang berlokasi di Menara 88, Kasablanka, Jakarta. Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Yurod Saleh mengatakan, operasi tersebut dilakukan karena adanya laporan masyarakat terkait adanya Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja tanpa dilengkapi dokumen pendukung. Dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (27/11), tim Imigrasi mendapati 32 WNA dengan dengan dokumen yang tidak lengkap. Rinciannya, 12 orang WNA tidak dapat menunjukkan dokumen, 8 orang menunjukkan paspor izin tinggal kunjungan, 4 orang menunjukkan paspor izin tinggal terbatas, 1 orang paspor exit permit only, dan 7 orang dapat menunjukkan dokumen keiimigrasian WN RRT.