KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyatakan hingga Agustus 2019 pertumbuhan aset BNI masih sebesar 11,5% secara year on year (yoy). Realisasi tersebut menurut Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta berada di atas rata-rata industri yang sebesar 8,7% secara yoy maupun bank pesaing BNI di BUKU IV. Pihaknya menjelaskan, faktor pendorong pertumbuhan aset tersebut tak lain dari dana pihak ketiga (DPK) perseroan yang dapat tumbuh 9,5% yoy. Masih cukup besarnya kenaikan DPK di tengah perlambatan industri tersebut, diakui Herry membantu pertumbuhan kredit BNI sebesar 19,7% yoy. Baca Juga: Sempat lesu, Mandiri optimistis aset masih bisa naik 13%-15% hingga akhir tahun
Ditopang DPK, aset BNI tumbuh di atas rata-rata industri
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyatakan hingga Agustus 2019 pertumbuhan aset BNI masih sebesar 11,5% secara year on year (yoy). Realisasi tersebut menurut Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta berada di atas rata-rata industri yang sebesar 8,7% secara yoy maupun bank pesaing BNI di BUKU IV. Pihaknya menjelaskan, faktor pendorong pertumbuhan aset tersebut tak lain dari dana pihak ketiga (DPK) perseroan yang dapat tumbuh 9,5% yoy. Masih cukup besarnya kenaikan DPK di tengah perlambatan industri tersebut, diakui Herry membantu pertumbuhan kredit BNI sebesar 19,7% yoy. Baca Juga: Sempat lesu, Mandiri optimistis aset masih bisa naik 13%-15% hingga akhir tahun