KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen dan konstruksi aspal modifikasi, PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) membidik pertumbuhan pendapatan dan laba pada 2026 seiring penguatan pipeline proyek, diversifikasi usaha, serta peningkatan backlog konstruksi. Direktur Utama Xolare RCR Energy, Mochamad Bhadaiwi, mengatakan SOLA menargetkan pendapatan sebesar Rp 412,57 miliar pada 2026 atau tumbuh 23,5% dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp 333,99 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan top line, manajemen SOLA menargetkan laba tahun berjalan sebesar Rp 52,74 miliar pada 2026. Angka tersebut naik dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp 44,66 miliar.
Ditopang Proyek Jalan Tambang dan PLTS, SOLA Bidik Pertumbuhan Pendapatan 23,5%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen dan konstruksi aspal modifikasi, PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) membidik pertumbuhan pendapatan dan laba pada 2026 seiring penguatan pipeline proyek, diversifikasi usaha, serta peningkatan backlog konstruksi. Direktur Utama Xolare RCR Energy, Mochamad Bhadaiwi, mengatakan SOLA menargetkan pendapatan sebesar Rp 412,57 miliar pada 2026 atau tumbuh 23,5% dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp 333,99 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan top line, manajemen SOLA menargetkan laba tahun berjalan sebesar Rp 52,74 miliar pada 2026. Angka tersebut naik dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp 44,66 miliar.
TAG:
- saham SOLA
- PT Xolare RCR Energy Tbk
- RUPTL 2025-2034
- Xolare RCR Energy
- SOLA
- proyek SOLA
- target pendapatan SOLA
- aspal modifikasi
- jalan hauling
- Laba SOLA 2026
- Proyek Konstruksi SOLA
- Energi Terbarukan SOLA
- EPC PLTS
- Bisnis Tambang
- Target Laba SOLA
- Konstruksi Tambang
- EPC SOLA
- PLTS SOLA
- Bisnis Jalan Hauling