Ditopang Sektor Ritel, Multipolar (MLPL) Incar Kenaikan Penjualan 6% Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multipolar Tbk (MLPL) mengincar pertumbuhan bisnis di sepanjang tahun ini.  

Seiring dengan perbaikan iklim bisnis dan pemulihan dari kondisi pandemi, Covid-19 MLPL menargetkan untuk dapat mencapai peningkatan penjualan sebesar 6% dibandingkan tahun sebelumnya.  

“Segmen ritel dan telekomunikasi multimedia teknologi (TMT) tetap akan menjadi penopang target tersebut,” ungkap Direktur Multipolar Agus Arismunandar, kepada Kontan.co.id, Rabu (10/5). 


Dia memaparkan, kinerja perseroan selama tiga bulan pertama tahun ini salah satunya didorong oleh salah satu segmen usaha ritel Multipolar,  PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang alami peningkatan penjualan 3,5% dibandingkan kondisi pada kuartal I-2022. 

Baca Juga: Multipolar (MLPL) Berhasil Cetak Laba Rp 29,37 Miliar pada Kuartal I-2023

Adapun, secara keseluruhan penjualan MLPL selama kuartal I-2023 tercatat mencapai Rp 2,51 triliun. Penjualan tersebut masih didominasi oleh penjualan eceran dan distribusi mencapai Rp 1,79 triliun. Kemudian disusul teknologi informasi serta administrasi saham dan lainnya yang masing-masing senilai Rp 611,90 miliar dan Rp 108,42 miliar. 

Untuk memaksimalkan laju bisnis di tahun 2023 Multipolar sudah menyiapkan beberapa strategi bisnis. Di antaranya, perseroan akan memperluas portofolio digital dan teknologi, serta mengevaluasi dan mengeksekusi peluang investasi termasuk potensi kemitraan dan juga divestasi. 

Selain itu, MLPL juga akan terus mencari peluang dan investasi baru di bidang health tech, fintech, dan bidang lainnya.

“Kami akan mendorong nilai operasional dari perusahaan-perusahaan dalam portofolio Perseroan, merampingkan biaya serta meningkatkan efisiensi operasional,” lanjutnya. 

 
MLPL Chart by TradingView

Untuk belanja modal atau capital expenditure (Capex) tahun 2023, Perseroan dan anak-anak usahanya menganggarkan dana sekitar Rp 500 miliar untuk menunjang operasional Perseroan dan unit-unit usaha Perseroan. 

“Sampai dengan Q1 2023, pengeluaran capex mencapai Rp176 miliar,” tandasnya. 

Sekedar informasi, MLPL tercatat mampu mencetak laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 29,37 miliar. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, MLPL masih menanggung kerugian hingga Rp 69,16 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .