KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sariguna Primatirta Tbk (
CLEO) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit pada tahun 2026. Optimisme tersebut didorong oleh ekspansi kapasitas produksi dan distribusi yang terus dilakukan perusahaan. Direktur Keuangan CLEO Lukas Setio Wongso Wong mengungkapkan, perusahaan tetap optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja dobel digit sepanjang tahun ini.
"Untuk target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun 2026, kami menargetkan tetap akan bertumbuh sebesar dobel digit untuk tahun 2026, baik pendapatan maupun laba bersih," ujarnya dalam paparan publik, Senin (22/6/2026).
Baca Juga: Tambah Pabrik & Produk, Sariguna (CLEO) Targetkan Penjualan Tumbuh Dobel Digit Salah satu penopang utama pertumbuhan tersebut adalah pengoperasian tiga pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Menurut Lukas, fasilitas baru tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi di berbagai wilayah Indonesia. "Cleo akan mulai mengoperasikan tiga pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru," katanya. Direktur Utama CLEO Melissa Patricia menambahkan, ekspansi pabrik dilakukan seiring meningkatnya biaya distribusi dan logistik dalam beberapa tahun terakhir.
Selain memperluas kapasitas produksi, CLEO juga berencana memperkuat jaringan distribusi dengan menambah jumlah cabang hingga minimal 500 titik pada akhir 2026.
Baca Juga: Ekspansi Tiga Pabrik Baru Jadi Mesin Pertumbuhan Sariguna Primatirta (CLEO) "D
ari segi distribusi kami terus ekspansi, kami menargetkan nanti akan membuka cabang sampai minimum 500 cabang di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2026 sehingga kami sangat optimis di 2026 target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih CLEO pasti akan tercapai pertumbuhan double digit growth ya," ujar Melissa. Hingga saat ini CLEO telah memiliki 32 pabrik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan didukung sekitar 430 titik cabang distribusi melalui entitas anak PT Sentrasari Primasentosa (SPS). Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News