Dividen Saham BNLI 2026 Disetujui: Bank Permata Tebar Rp 1,26 Triliun, Ini Rinciannya
Rabu, 08 April 2026 09:39 WIB
Oleh: Lydia Tesaloni | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Satu lagi emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan bayar dividen jumbo untuk investor. Total dividen saham ini di atas Rp 1 triliun. PT Bank Permata Tbk (BNLI) resmi menyetujui pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar pada Selasa (7/4/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui enam agenda utama, termasuk penggunaan laba bersih, pengangkatan direksi baru, serta penetapan remunerasi manajemen.
Pada agenda penggunaan laba, BNLI membukukan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 3,6 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 1,266 triliun atau 35% dialokasikan sebagai dividen tunai final. Dengan demikian, pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp 35 per saham, menjadikan BNLI tetap konsisten memberikan imbal hasil kepada investor. Baca Juga: Cek Rekening! Hari Ini Pembayaran Dividen Saham BBCA, Total Dana Rp 41,3 Triliun Selain dividen, RUPST juga menyetujui pengangkatan Sorakrit Phruthanontachai sebagai direktur baru. Penunjukan ini akan efektif setelah memperoleh persetujuan regulator hingga periode jabatan berakhir pada 2029. Sorakrit diketahui memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun di Bangkok Bank, yang diharapkan dapat memperkuat strategi bisnis dan ekspansi BNLI ke depan. Direktur Utama Permata Bank, Meliza Musa Rusli, menyampaikan bahwa sepanjang 2025 perusahaan terus fokus pada inovasi layanan, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan. Menurutnya, dukungan Bangkok Bank sebagai pemegang saham pengendali menjadi fondasi penting bagi Permata Bank untuk terus tumbuh dan menciptakan nilai tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan. Dari sisi kinerja, BNLI mencatat laba bersih Rp 3,6 triliun sepanjang 2025. Total aset meningkat 3,6% secara tahunan menjadi Rp 268,3 triliun. Permodalan bank juga tergolong sangat kuat, dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 34,6% dan CET-1 sebesar 26,6%. Capaian ini memperkuat posisi Permata Bank sebagai salah satu bank komersial besar di Indonesia, sekaligus menjadi modal utama untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Tonton: Aksi Jual Investor Asing Masih Berlanjut Susunan Manajemen Terbaru BNLI Dewan Komisaris: - Komisaris Utama: Chartsiri Sophonpanich - Komisaris: Chong Toh - Komisaris: Niramarn Laisathit - Komisaris: Chalit Tayjasanant - Komisaris Independen: Haryanto Sahari - Komisaris Independen: Goei Siauw Hong - Komisaris Independen: Yap Tjay Soen - Komisaris Independen: Riswinandi Tonton: BREAKING: Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan! Iran Sebut AS Mundur?
Direksi: - Direktur Utama: Meliza Musa Rusli - Direktur Kepatuhan: Dhien Tjahajani - Direktur: Dayan Sadikin - Direktur: Setiatno Budiman - Direktur: Rudy Basyir Ahmad - Direktur: Eddie Sajoga - Direktur: Evi - Direktur: Ahmad Mikail Madjid - Direktur: Sorakrit Phruthanontachai* *Efektif setelah persetujuan regulator. Dengan kinerja solid dan pembagian dividen yang konsisten, saham BNLI tetap menarik untuk investor yang mencari kombinasi antara pertumbuhan dan income.
Kenaikan Harga Plastik Tekan Pedagang Pasar Tradisional