KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berkomitmen meningkatkan transparansi data perpajakan dengan membuka data agregat yang dapat dimanfaatkan untuk analisis tanpa mengungkap identitas wajib pajak. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan data yang akan dipublikasikan nantinya mencakup variabel yang memungkinkan penyusunan dynamic modeling berbasis data mikro, namun tetap menjaga kerahasiaan identitas wajib pajak. "Kami akan buka data sampai kepada variable yang bisa melihat dynamic modeling dari data mikro. Tanpa identifikasi," ujar Bimo dalam Forum Silaturahmi dan Dialog Perpajakan 2026, Senin (13/7/2026).
DJP Siap Buka Data Tax Ratio per Sektor kepada DPR RI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berkomitmen meningkatkan transparansi data perpajakan dengan membuka data agregat yang dapat dimanfaatkan untuk analisis tanpa mengungkap identitas wajib pajak. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan data yang akan dipublikasikan nantinya mencakup variabel yang memungkinkan penyusunan dynamic modeling berbasis data mikro, namun tetap menjaga kerahasiaan identitas wajib pajak. "Kami akan buka data sampai kepada variable yang bisa melihat dynamic modeling dari data mikro. Tanpa identifikasi," ujar Bimo dalam Forum Silaturahmi dan Dialog Perpajakan 2026, Senin (13/7/2026).