Jakarta. Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan, dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, Ratiyono, membantah ada pinjaman ratusan komputer dan laptop kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Ratiyono menjelaskan, jumlah laptop dan komputer yang dipinjamkan ke KPU dan Bawaslu DKI totalnya 86 buah. "Ini pemberitaan sudah dipelintir sedemikian rupa, dibilang bantuan komputer sebanyak 400 buah. Padahal cuma 86 buah, itu pun dibagi dua dengan Bawaslu," kata Ratiyono, Selasa (18/10/2016). Jumlah itu sudah termasuk ke KPU dan Bawaslu di wilayah kabupaten dan kota. Rinciannya, 46 komputer dan laptop untuk KPU DKI, 25 komputer dan 21 laptop. Kemudian 39 laptop dan komputer kepada Bawaslu DKI Jakarta, yang terdiri dari 18 komputer dan 21 laptop.
DKI akui beri pinjaman komputer ke KPU & Bawaslu
Jakarta. Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan, dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, Ratiyono, membantah ada pinjaman ratusan komputer dan laptop kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Ratiyono menjelaskan, jumlah laptop dan komputer yang dipinjamkan ke KPU dan Bawaslu DKI totalnya 86 buah. "Ini pemberitaan sudah dipelintir sedemikian rupa, dibilang bantuan komputer sebanyak 400 buah. Padahal cuma 86 buah, itu pun dibagi dua dengan Bawaslu," kata Ratiyono, Selasa (18/10/2016). Jumlah itu sudah termasuk ke KPU dan Bawaslu di wilayah kabupaten dan kota. Rinciannya, 46 komputer dan laptop untuk KPU DKI, 25 komputer dan 21 laptop. Kemudian 39 laptop dan komputer kepada Bawaslu DKI Jakarta, yang terdiri dari 18 komputer dan 21 laptop.