JAKARTA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mendapatkan pinjaman dana Bank Tabungan Negara (Persero) sebesar Rp 10 triliun. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, pinjaman tersebut akan digunakan untuk membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) bagi pegawai negeri sipil (PNS). "Rp 10 triliun itu kan jumlahnya masih di bawah Rp 12,1 triliun (pengadaan UPS) ya enggak apa-apa. Langsung saya temukan dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bangun rusun di lahan 100 hektar milik DKI di Ciangir, PNS bisa cicil," kata Basuki, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (4/8). Selain rusun, di lahan tersebut juga akan dibangun panti jompo berkonsep villa bagi para warga lanjut usia (lansia). Para PNS akan tinggal di rusun dan warga lansia di panti jompo yang dilengkapi danau, taman, dan lain-lain.
DKI dapat pinjaman Rp 10 T untuk rusunami PNS
JAKARTA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mendapatkan pinjaman dana Bank Tabungan Negara (Persero) sebesar Rp 10 triliun. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, pinjaman tersebut akan digunakan untuk membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) bagi pegawai negeri sipil (PNS). "Rp 10 triliun itu kan jumlahnya masih di bawah Rp 12,1 triliun (pengadaan UPS) ya enggak apa-apa. Langsung saya temukan dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bangun rusun di lahan 100 hektar milik DKI di Ciangir, PNS bisa cicil," kata Basuki, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (4/8). Selain rusun, di lahan tersebut juga akan dibangun panti jompo berkonsep villa bagi para warga lanjut usia (lansia). Para PNS akan tinggal di rusun dan warga lansia di panti jompo yang dilengkapi danau, taman, dan lain-lain.