KONTAN.CO.ID - Nilai dolar Amerika Serikat sedang menuju penurunan tahunan terdalam dalam hampir satu dekade terakhir. Penyebab utamanya adalah perang dagang yang dipicu oleh Donald Trump, yang membuat nilai greenback terus tertekan. The Telegraph melaporkan, serangan tarif besar-besaran Trump, ditambah persepsi adanya tekanan terhadap independensi bank sentral AS (Federal Reserve), membuat dolar anjlok lebih dari 8% terhadap sekeranjang 10 mata uang utama dunia. Ini menjadi penurunan terbesar sejak 2017. Di saat yang sama, rubel Rusia justru muncul sebagai mata uang dengan kinerja terbaik sepanjang 2025. Ini merupakan kebangkitan yang mengejutkan bagi ekonomi Rusia yang terdampak perang dan sanksi berat. Dalam 12 bulan terakhir, rubel menguat sekitar 45% terhadap mata uang utama dunia.
Dolar AS Ambruk Paling Dalam Hampir 10 Tahun, Rubel Rusia Justru Meroket
KONTAN.CO.ID - Nilai dolar Amerika Serikat sedang menuju penurunan tahunan terdalam dalam hampir satu dekade terakhir. Penyebab utamanya adalah perang dagang yang dipicu oleh Donald Trump, yang membuat nilai greenback terus tertekan. The Telegraph melaporkan, serangan tarif besar-besaran Trump, ditambah persepsi adanya tekanan terhadap independensi bank sentral AS (Federal Reserve), membuat dolar anjlok lebih dari 8% terhadap sekeranjang 10 mata uang utama dunia. Ini menjadi penurunan terbesar sejak 2017. Di saat yang sama, rubel Rusia justru muncul sebagai mata uang dengan kinerja terbaik sepanjang 2025. Ini merupakan kebangkitan yang mengejutkan bagi ekonomi Rusia yang terdampak perang dan sanksi berat. Dalam 12 bulan terakhir, rubel menguat sekitar 45% terhadap mata uang utama dunia.