KONTAN.CO.ID - TOKYO. Nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah pada perdagangan Kamis (9/4/2026) setelah mengalami tekanan luas, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keberlangsungan gencatan senjata rapuh antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan gencatan senjata yang baru berjalan dua minggu ini dinilai berada di ujung tanduk. Situasi diperumit oleh konflik paralel yang masih berlangsung antara Israel dan kelompok milisi Hezbollah di Lebanon. Teheran bahkan menuduh Israel dan AS melanggar kesepakatan, serta menyebut kelanjutan pembicaraan damai sebagai langkah yang tidak masuk akal. Ketegangan geopolitik juga berdampak pada jalur pelayaran strategis Selat Hormuz yang masih ditutup bagi kapal tanpa izin. Kondisi ini membuat perusahaan pelayaran menahan diri untuk melintas, sehingga mendorong kenaikan harga minyak global.
Dolar AS Melemah, Gencatan Senjata AS-Iran Dipertanyakan
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah pada perdagangan Kamis (9/4/2026) setelah mengalami tekanan luas, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keberlangsungan gencatan senjata rapuh antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan gencatan senjata yang baru berjalan dua minggu ini dinilai berada di ujung tanduk. Situasi diperumit oleh konflik paralel yang masih berlangsung antara Israel dan kelompok milisi Hezbollah di Lebanon. Teheran bahkan menuduh Israel dan AS melanggar kesepakatan, serta menyebut kelanjutan pembicaraan damai sebagai langkah yang tidak masuk akal. Ketegangan geopolitik juga berdampak pada jalur pelayaran strategis Selat Hormuz yang masih ditutup bagi kapal tanpa izin. Kondisi ini membuat perusahaan pelayaran menahan diri untuk melintas, sehingga mendorong kenaikan harga minyak global.
TAG: