Dolar AS Menguat di Tengah Kerapuhan Genjatan Senjata Antara Iran dan AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar naik di atas 99 pada hari Kamis (9/4), mengurangi penurunan dari sesi sebelumnya karena gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran membuat sentimen investor tetap waspada. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (9/4),  Media Iran melaporkan bahwa transit kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz tetap terhenti menyusul serangan baru Israel di Lebanon.  Sementara seorang pejabat senior Iran mengatakan tiga ketentuan dari proposal gencatan senjata telah dilanggar. 

Sehari sebelumnya, dolar anjlok tajam setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu, menyebabkan penurunan harga minyak secara tiba-tiba dan meredakan kekhawatiran inflasi. 


Sementara itu, risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve menunjukkan bahwa semakin banyak anggota yang memandang kenaikan suku bunga sebagai hal yang mungkin diperlukan untuk mengendalikan inflasi, meskipun banyak yang masih berharap langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga. 

Investor sekarang beralih mencermati data pengeluaran pribadi bulan Februari dan deflator Personal Consumption Expenditures (PCE) pada hari Kamis, diikuti oleh laporan CPI pada hari Jumat, untuk panduan kebijakan The Fed lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News