KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (18/6). Pelemahan mata uang Garuda dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik yang masih membayangi pergerakan pasar keuangan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,18% ke level Rp 17.794 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp 17.762 per dolar AS. Pelemahan juga tercermin pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia yang turun 0,41% menjadi Rp 17.826 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp 17.753 per dolar AS.
Dolar AS Perkasa, Rupiah Diprediksi Masih Bergerak Volatil Jumat (19/6)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (18/6). Pelemahan mata uang Garuda dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik yang masih membayangi pergerakan pasar keuangan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,18% ke level Rp 17.794 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp 17.762 per dolar AS. Pelemahan juga tercermin pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia yang turun 0,41% menjadi Rp 17.826 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp 17.753 per dolar AS.
TAG:
- Ekspor
- harga komoditas
- Investasi
- nilai tukar rupiah
- pelemahan rupiah
- kurs rupiah
- INDEF
- safe haven
- bank sentral
- surat berharga negara (SBN)
- Jisdor
- Dolar AS
- prediksi rupiah
- Investor global
- Arus modal asing
- kebijakan fiskal
- BI-Rate
- Indeks Dolar AS
- Pasar Spot
- Suku Bunga Global
- Ketidakpastian Global
- Obligasi Pemerintah AS
- Stabilitas Rupiah
- Volatilitas Rupiah
- Pasar Saham Domestik
- kebijakan Bank Indonesia
- Fundamental ekonomi
- m. rizal taufikurrahman
- intervensi moneter