Dolar AS Stabil Rabu (4/2) Pagi, Yen Berfluktuasi Jelang Pemilu Jepang



KONTAN.CO.ID - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stabil pada Rabu (4/2/2026), seiring sikap hati-hati investor setelah penutupan sebagian pemerintahan AS berakhir dengan cepat.

Sementara itu, yen Jepang berfluktuasi di dekat level terendah dua pekan menjelang pemilu nasional Jepang akhir pekan ini yang diperkirakan berlangsung tidak terduga.

Pasar valuta asing masih mencerna penunjukan Kevin Warsh oleh Presiden AS Donald Trump sebagai calon ketua Federal Reserve berikutnya.


Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Lagi Rabu (4/2) Pagi: Brent ke US$67,98 & WTI ke US$63,90

Dolar cenderung menguat secara luas karena ekspektasi bahwa Warsh tidak akan mendorong pemangkasan suku bunga secara agresif.

Investor juga merasa lebih lega karena penunjukan tersebut meredakan kekhawatiran atas independensi The Fed, menyusul kritik berulang Trump terhadap bank sentral dan Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell.

Euro tercatat di level US$1,1814 pada perdagangan awal, sementara pound sterling berada di US$1,3693.

Keduanya relatif stabil menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England yang dijadwalkan Kamis (5/2). Kedua bank sentral tersebut diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya.

Indeks dolar, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, berada di level 97,43, tidak jauh dari puncak satu pekan di 97,73 yang dicapai pada Senin. Indeks ini turun 1% sepanjang Januari setelah anjlok 9,4% pada tahun lalu.

Baca Juga: Harga Emas Terbang 2% Rabu (4/2), Lanjutkan Reli Terbesar Sejak 2008

Analis MFS Investment Management menilai, Warsh sebagai pembuat kebijakan yang pragmatis dalam penetapan suku bunga.

Mereka menilai, jika ke depan Warsh melanjutkan pengurangan neraca bank sentral, hal tersebut berpotensi menekan imbal hasil obligasi jangka panjang ke atas. Namun di sisi lain, penunjukannya bisa menurunkan premi risiko inflasi.

Trump pada Selasa malam menandatangani kesepakatan anggaran yang mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan AS setelah berlangsung empat hari.

Meski demikian, data ketenagakerjaan penting yang semula dijadwalkan rilis Jumat dipastikan tertunda akibat penutupan tersebut.

Baca Juga: Keluarga Super Kaya Asia: Kekayaan Triliunan Terancam Gagal Waris?

Pemilu Jepang Jadi Sorotan

Yen melemah tipis ke level 156,06 per dolar AS pada Rabu, mendekati posisi terlemah sejak 23 Januari.

Saat itu, yen sempat menguat tajam dari 159,23 setelah muncul spekulasi bahwa Federal Reserve New York melakukan pemeriksaan suku bunga, yang mengindikasikan potensi intervensi di pasar yen.

Prospek intervensi bersama antara AS dan Jepang sempat membantu menarik yen menjauh dari tekanan ekstrem.

Namun, arah pergerakan yen kembali bergantung pada hasil pemilu nasional Jepang akhir pekan ini.

Dalam pemilu tersebut, Perdana Menteri Sanae Takaichi berupaya meraih dukungan publik untuk kebijakan peningkatan belanja, pemotongan pajak, serta strategi keamanan baru yang diperkirakan akan mempercepat pembangunan pertahanan.

Baca Juga: Konglomerasi Hong Kong CK Hutchison Gugat Panama ke Arbitrase Internasional, Ada Apa?

“Perolehan suara kuat bagi LDP akan memberi ruang bagi Takaichi untuk mendorong stimulus anggaran, yang berisiko meningkatkan beban utang pemerintah serta menekan obligasi pemerintah Jepang dan yen,” ujar Carol Kong, analis mata uang di Commonwealth Bank of Australia.

Takaichi sebelumnya memicu aksi jual yen setelah menyampaikan pidato kampanye yang menyoroti manfaat mata uang yang lebih lemah.

Meski kemudian ia melunakkan pernyataannya, kekhawatiran tetap muncul bahwa sinyal kebijakan yang tidak konsisten dapat menghambat upaya menopang yen yang rapuh.

Sementara itu, dolar Australia berada di level US$0,7028 setelah melonjak 1% pada sesi sebelumnya, menyusul keputusan Bank Sentral Australia (RBA) menaikkan suku bunga.

Pasar kini memperkirakan masih ada peluang kenaikan suku bunga lanjutan tahun ini. Dolar Selandia Baru melemah tipis ke US$0,604.

Selanjutnya: 13 Herbal yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Anda

Menarik Dibaca: 13 Herbal yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Anda