KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan di pasar global. Mata uang greenback itu berada di jalur penurunan mingguan setelah investor menilai langkah pemerintah AS membeli kembali obligasi Treasury hanya mampu menjadi solusi sementara untuk meredam kenaikan imbal hasil. Departemen Keuangan AS sebelumnya mengumumkan akan menggandakan pembelian kembali Treasury bertenor panjang menjadi sedikitnya US$ 4 miliar per operasi. Kebijakan ini berlaku untuk obligasi bertenor 10-20 tahun dan 20-30 tahun mulai September hingga awal November. Laporan Reuters (21/8), Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga membuka kemungkinan pemerintah kembali meningkatkan pembelian Treasury. Menurut dia, langkah tersebut ditujukan untuk menjaga likuiditas pasar obligasi, terutama ketika pasar sedang menghadapi tekanan.
Dolar AS Tertekan, Investor Ragukan Jurus Treasury
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan di pasar global. Mata uang greenback itu berada di jalur penurunan mingguan setelah investor menilai langkah pemerintah AS membeli kembali obligasi Treasury hanya mampu menjadi solusi sementara untuk meredam kenaikan imbal hasil. Departemen Keuangan AS sebelumnya mengumumkan akan menggandakan pembelian kembali Treasury bertenor panjang menjadi sedikitnya US$ 4 miliar per operasi. Kebijakan ini berlaku untuk obligasi bertenor 10-20 tahun dan 20-30 tahun mulai September hingga awal November. Laporan Reuters (21/8), Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga membuka kemungkinan pemerintah kembali meningkatkan pembelian Treasury. Menurut dia, langkah tersebut ditujukan untuk menjaga likuiditas pasar obligasi, terutama ketika pasar sedang menghadapi tekanan.