KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dominasi dolar Amerika Serikat dalam sistem keuangan global kembali menguat di tengah pasar yang masih bergejolak dan ketidakpastian arah kebijakan ekonomi AS. Data terbaru dari Swift menunjukkan, porsi dolar dalam transaksi internasional melonjak menjadi 50,5% pada Desember, naik tajam dari 46,8% pada bulan sebelumnya. Angka ini menandai kembalinya pangsa dolar menembus level 50% untuk pertama kalinya sejak awal 2025. Posisi dolar pun kembali jauh meninggalkan mata uang utama lain. Euro berada di urutan kedua dengan pangsa sekitar 22%, disusul poundsterling, dolar Kanada, yen Jepang, dan yuan China. Bloomberg (22/1) melaporkan, kenaikan pangsa dolar kali ini bukan semata karena lonjakan transaksi berbasis greenback, tetapi juga dipengaruhi oleh melemahnya peran euro. Data Swift mencatat, porsi euro turun menjadi 21,9% pada Desember, terendah dalam setahun terakhir. Sementara itu, yuan China hanya menyumbang sekitar 2,7% dari total pesan transaksi Swift, di bawah rata-rata tahunannya.
Dolar Perkasa di Transaksi Global, Euro dan Yuan Masih Tertahan
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dominasi dolar Amerika Serikat dalam sistem keuangan global kembali menguat di tengah pasar yang masih bergejolak dan ketidakpastian arah kebijakan ekonomi AS. Data terbaru dari Swift menunjukkan, porsi dolar dalam transaksi internasional melonjak menjadi 50,5% pada Desember, naik tajam dari 46,8% pada bulan sebelumnya. Angka ini menandai kembalinya pangsa dolar menembus level 50% untuk pertama kalinya sejak awal 2025. Posisi dolar pun kembali jauh meninggalkan mata uang utama lain. Euro berada di urutan kedua dengan pangsa sekitar 22%, disusul poundsterling, dolar Kanada, yen Jepang, dan yuan China. Bloomberg (22/1) melaporkan, kenaikan pangsa dolar kali ini bukan semata karena lonjakan transaksi berbasis greenback, tetapi juga dipengaruhi oleh melemahnya peran euro. Data Swift mencatat, porsi euro turun menjadi 21,9% pada Desember, terendah dalam setahun terakhir. Sementara itu, yuan China hanya menyumbang sekitar 2,7% dari total pesan transaksi Swift, di bawah rata-rata tahunannya.
TAG: