KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang bulan Agustus, mata uang mata uang dolar (USD) dan komoditas energi berhasil membukukan kinerja yang positif. Dolar masih menjadi mata uang cadangan yang banyak mendapat dukungan di bulan Agustus. "Indeks dolar tercatat menguat lebih dari 2,5% sementara yang paling jelek kinerjanya dari kelompok G10 adalah mata uang yenyang melemah sekitar 5% sepanjang Agustus," ujar Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo kepada Kontan.co.id, Jumat (2/9). Harga gas alam menguat lebih dari 19%. Sedangkan harga perak justru yang turun lebih dari 11%. Menurut Sutopo pasar komoditas dipengaruhi oleh prospek kenaikan suku bunga yang diperkirakan akan berdampak pada penurunan ekonomi.
Dolas AS Jadi Valas Tertinggi Bulan Agustus, Gas Alam Jawara Komoditas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang bulan Agustus, mata uang mata uang dolar (USD) dan komoditas energi berhasil membukukan kinerja yang positif. Dolar masih menjadi mata uang cadangan yang banyak mendapat dukungan di bulan Agustus. "Indeks dolar tercatat menguat lebih dari 2,5% sementara yang paling jelek kinerjanya dari kelompok G10 adalah mata uang yenyang melemah sekitar 5% sepanjang Agustus," ujar Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo kepada Kontan.co.id, Jumat (2/9). Harga gas alam menguat lebih dari 19%. Sedangkan harga perak justru yang turun lebih dari 11%. Menurut Sutopo pasar komoditas dipengaruhi oleh prospek kenaikan suku bunga yang diperkirakan akan berdampak pada penurunan ekonomi.