Dollar AS masih berdiri tegak terhadap euro



TOKYO. Posisi dollar AS masih tampak perkasa pada transaksi pagi ini (15/8). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 08.24 waktu Tokyo, dollar tak banyak berubah posisi di level US$ 1,3256 per euro setelah menguat 1% dalam empat hari terakhir. Sementara, posisi si hijau terhadap yen melemah 0,2% menjadi 97,95 yen. Sedangkan posisi euro melemah 0,2% menjadi 129,84 yen. Keperkasaan dollar terhadap euro terjadi setelah data ekonomi AS melampaui prediksi analis tahun ini. Kondisi ini mendorong kemungkinan dipangkasnya nilai stimulus yang berpotensi memperkuat posisi dollar AS. "Skenario utama kami adalah penguatan dollar AS. Jika data ekonomi AS kian menguat, hal itu akan mendorong tingkat yield surat utang AS berjangka waktu 10 tahun ke atas posisi tertingginya tahun ini di 2,71%. Hal itu akan semakin memperkuat posisi dollar AS," jelas Ken Takahashi, assistant vice president Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd di New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News