Dollar keok, harga emas spot melaju



JAKARTA. Harga emas di pasar spot terkerek di tengah pelemahan dollar AS. Bloomberg mencatat, Senin (17/7), pukul 10.23 WIB, emas untuk pengiriman Agustus 2017 di Comex-AS naik 0,24% dibandingkan akhir pekan lalu ke posisi US$ 1.230,50 per ons troi.

Bahkan, pada pukul 09.22 WIB, emas menyentuh harga tertinggi di level US$ 1.231,5 per ons troi.

Komoditas logam mulia diuntungkan dengan jatuhnya dollar AS ke posisi terendah dua bulanan. The Greenback keok menyusul data ekonomi Paman Sam yang lemah, sehingga mengurangi prospek agresivitas kenaikan suku bunga The Fed.


Tercatat, harga konsumen di AS stagnan per Juni, dan penjualan ritel turun dua bulan berturut-turut. Ini mengindikasikan tingkat inflasi yang melandai.

China diperkirakan akan merilis data pertumbuhan ekonomi (PDB) periode April-Juni 2017 pada Senin, yang diproyeksikan tumbuh 6,8%. Proyeksi itu melandai dari kuartal sebelumnya yang mencapai 6,9%.

CNBC mencatat, defisit perdagangan India menyempit lebih dari perkiraan, yaitu menjadi US$ 12,96 miliar per Juni. Ini terjadi karena impor emas turun hampir separuh dari bulan sebelumnya.

Permintaan emas di India turun pada pekan ini. Dealer menawarkan diskon untuk pertama kalinya dalam sebulan meskipun terjadi koreksi harga di pasar lokal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini