KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap daya beli masyarakat tidak serta-merta mengurangi aktivitas belanja melalui kanal digital. Justru, konsumen semakin selektif mencari harga terbaik dan memanfaatkan berbagai promo pembayaran, sehingga penggunaan dompet digital tetap memiliki ruang untuk tumbuh di tengah perkembangan e-commerce. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai konsumen saat ini cenderung berorientasi pada harga atau price oriented customer. Harga menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keputusan konsumen ketika hendak membeli barang. "Di kondisi seperti ini, harga di e-commerce bisa lebih murah dibandingkan dengan di toko offline," ujarnya kepada Kontan, Jumat (28/8/2026).
Menurut Nailul, kondisi tersebut juga terlihat dari fenomena rojali dan rojana, yakni kebiasaan masyarakat datang ke pusat perbelanjaan sekadar untuk melihat-lihat produk, tetapi kemudian melakukan transaksi secara online karena marketplace menawarkan harga yang lebih murah.
Baca Juga: BTN Salurkan 1.517 KPR Subsidi di Jambi hingga Juni 2026 Seiring dengan meningkatnya aktivitas belanja online, penggunaan pembayaran digital juga diperkirakan ikut mengalami peningkatan. Salah satu metode pembayaran yang masih banyak digunakan adalah dompet digital karena menawarkan berbagai promo yang dapat digunakan dalam transaksi. Dengan demikian, konsumen dapat memperoleh dua keuntungan sekaligus, yakni mendapatkan barang dengan harga lebih murah sekaligus memanfaatkan promo yang ditawarkan oleh dompet digital. Hal senada disampaikan Wakil Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Budi Priawan. Ia menilai pertumbuhan transaksi digital turut ditopang oleh sistem pembayaran yang semakin mudah digunakan oleh masyarakat. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital pada triwulan II 2026 mencapai 16,07 miliar transaksi atau tumbuh 36,88% secara tahunan. Transaksi melalui aplikasi mobile tumbuh 31,39%, sedangkan transaksi QRIS meningkat 100,12% secara tahunan. Budi mengatakan dompet digital masih relevan, terutama untuk memenuhi kebutuhan belanja online. Berdasarkan studi Ipsos Digital Wallet Research 2026, sebanyak 86% pengguna dompet menggunakan dompet digital untuk online shopping.
Baca Juga: DPK Melambat, Perbankan Perkuat Strategi Kejar Dana Murah "E-wallet sudah menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem pembayaran e-commerce," terangnya kepada Kontan, Rabu (26/6). Menurutnya, penggunaan dompet digital untuk berbelanja di marketplace didorong oleh sejumlah faktor, mulai dari kemudahan dan kecepatan proses transaksi, integrasi dengan berbagai layanan digital, promo, hingga keamanan akun. Peran dompet digital dalam transaksi marketplace juga tercermin dari kinerja LinkAja. CEO LinkAja Yogi Rizkian Bahar mengatakan transaksi marketplace melalui LinkAja mencatat pertumbuhan sekitar 10% sepanjang semester I-2026, baik dari sisi volume maupun nilai transaksi dibandingkan periode sebelumnya. Pertumbuhan transaksi marketplace tersebut turut memberikan kontribusi sekitar 8% terhadap pertumbuhan transaksi LinkAja pada periode yang sama. Selain marketplace, transaksi digital LinkAja juga ditopang oleh pembayaran tagihan, pembelian BBM, QRIS di merchant, serta berbagai kebutuhan harian lainnya. Meski demikian, marketplace masih menjadi salah satu kontributor penting terhadap aktivitas transaksi pengguna LinkAja.
Baca Juga: Penyaluran Pembiayaan MUF Syariah Tumbuh 4,3% hingga Juli 2026 Yogi menyebut pertumbuhan transaksi marketplace LinkAja terutama didorong oleh segmen produk digital, khususnya telekomunikasi dan Payment Point Online Bank (PPOB) yang menjadi kebutuhan rutin masyarakat. "Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas belanja digital saat ini tidak hanya didorong oleh kebutuhan konsumtif, tetapi juga kebutuhan yang bersifat esensial dan memiliki frekuensi penggunaan yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya kepada Kontan, Kamis (27/8). Pada akhirnya, marketplace dan dompet digital menjadi dua bagian yang saling melengkapi dalam ekosistem perdagangan digital. Marketplace memudahkan konsumen membandingkan harga dan menemukan penawaran terbaik, sementara dompet digital membantu menyelesaikan pembayaran secara cepat dan efisien. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News