Donald Trump: AS Teken Perjanjian Minyak dengan Venezuela



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS telah menandatangani perjanjian minyak dengan Venezuela.

"Atas arahan saya, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Menteri Perang Pete Hegseth, bekerja sama erat dengan Presiden Sementara Venezuela yang sangat dihormati, Delcy Rodriguez, dan melalui kemitraan dengan bisnis swasta, telah mengamankan kendali mayoritas AS atas lebih dari 65 Miliar Barel cadangan minyak terbukti di Venezuela, tanpa biaya bagi pembayar pajak Amerika," tulis Trump di Truth Social, Jumat (28/8/2026), yang dikutip Reuters.

Trump mengatakan kesepakatan itu akan melipatgandakan cadangan minyak Amerika.


Baca Juga: Spekulasi Kenaikan Bunga The Fed Meningkat, Harga Emas Spot Anjlok Lebih dari 3%

Sejak AS "menangkap" dan menggulingkan mantan Presiden Nicolas Maduro dari kekuasaan pada Januari lalu, Washington telah berupaya mengamankan pasokan minyak mentah Venezuela yang stabil untuk kilang-kilang AS.

Sembari mempromosikan investasi Amerika ke industri energi negara OPEC yang sedang memburuk, yang saat ini memproduksi sekitar 1,25 juta barel minyak mentah per hari.

Pemerintahan Presiden Donald Trump berada di bawah tekanan menjelang pemilihan paruh waktu yang dijadwalkan akhir tahun ini terkait kenaikan harga bensin, yang dapat diatasi melalui pasokan minyak yang lebih murah dan peningkatan produksi.

AS juga telah mencari solusi untuk mengisi kembali cadangan minyak strategisnya, termasuk kemungkinan pertukaran minyak mentah dengan produsen AS.

Baca Juga: Pidato Jackson Hole, Kevin Warsh Beri Sinyal Hawkish soal Suku Bunga