KONTAN.CO.ID - MIAMI. Presiden Amerika Serikat (AS) ke-47, Donald J. Trump, memberikan pidato yang mengguncang panggung Future Investment Initiative (FII) di Miami, Jumat 27 Maret 2026. Dalam pidato keduanya sebagai presiden petahana, Donald Trump menegaskan bahwa dominasi militer AS telah melumat kemampuan nuklir dan pertahanan Iran melalui rangkaian operasi militer yang presisi. Trump mengungkapkan detail Operation Epic Fury dan "Operation Midnight Hammer" yang diklaim telah menghancurkan fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025 lalu.
Popularitas Trump Anjlok! Warga AS Makin Marah Jelang Pemilu 2026
© 2026 Konten oleh Kontan
Teheran Lumpuh
Secara terperinci, Trump membeberkan skala kehancuran militer Iran: Pertama Angkatan Laut. Trump mengklaim seluruh armada laut Iran telah ditenggelam, termasuk kapal selam kebanggaan Soleimani yang terjerembap ke dasar teluk dalam hitungan menit oleh kapal selam serbu AS. Kedua, Drone & Rudal: Amerika menyebut sebanyak 97% peluncur rudal Iran telah hancur. Dari 101 rudal yang diluncurkan Iran dengan kecepatan 2.500 mil per jam baru-baru ini, Trump mengklaim 100% berhasil disapu bersih oleh sistem pertahanan Patriot. Baca Juga: CEO Bank of America Ungkap Risiko Stablecoin Berbunga terhadap Simpanan Perbankan Hanya saja klaim Donald Trump ini tidak bisa diverifikasi karena fakta kehancuran besar di target-target serangan Iran baik di Israel maupun pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah. Ketiga, Trump menyebut militer AS masih memiliki daftar 3.554 target tambahan yang akan segera diselesaikan dan dia sebut sebagai, target tersisa. Keempat, Trump juga mengklaim di tengah gempuran AS -Israel, Iran dilaporkan mulai mengiba untuk kesepakatan baru dengan mengirimkan 10 kapal minyak ke AS sebagai bentuk itikad negosiasi. Lagi-lagi klaim dari Trump ini tidak bisa diverifikasi oleh pihak independen, maupun media mainstream internasional.Presiden Prabowo–PM Anwar: RI & Malaysia Bersatu Redam Konflik Timur Tengah
© 2026 Konten oleh Kontan