KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi kesehatan yang “sempurna” setelah menjalani pemeriksaan fisik di Walter Reed National Military Medical Center pada Selasa waktu setempat. Trump yang akan genap berusia 80 tahun pada bulan depan menyampaikan bahwa seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatannya baik tanpa masalah berarti.
Baca Juga: Micron Tembus Klub US$ 1 Triliun, Didukung Ledakan Permintaan Chip AI Ia menyampaikan hal tersebut melalui unggahan singkat di platform Truth Social usai menjalani pemeriksaan medis rutin enam bulanan. “Semua pemeriksaan berjalan dengan sempurna,” ujar Trump dilansir dari
Reuters Selasa (26/5/2026). Pemeriksaan di Walter Reed tersebut dilakukan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kondisi kesehatan Trump dalam beberapa waktu terakhir, termasuk sejumlah laporan mengenai isu kesehatan ringan. Dalam beberapa bulan terakhir, Trump kerap menampilkan dirinya sebagai sosok yang lebih bugar dan energik dibandingkan pendahulunya, Joe Biden, yang meninggalkan jabatan presiden tahun lalu pada usia 82 tahun setelah menghadapi pertanyaan mengenai kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Konflik Iran-AS Kembali Panas, Serangan Baru Picu Tuduhan Pelanggaran Namun demikian, sejumlah foto terbaru sempat memicu spekulasi publik, termasuk kemunculan ruam pada leher serta pembengkakan di bagian kaki dan memar pada tangan yang disebut tertutup kosmetik. Gedung Putih sebelumnya menyatakan bahwa kondisi tersebut tidak berbahaya dan merupakan bagian dari kondisi medis umum. Dokter Gedung Putih, Sean Barbabella, sebelumnya menyebut Trump menggunakan krim khusus sebagai tindakan pencegahan untuk mengatasi ruam di leher. Ia juga menegaskan tidak ada indikasi penyakit serius seperti trombosis vena dalam maupun gangguan arteri. Pada Oktober tahun lalu, Trump juga pernah menjalani pemeriksaan MRI. Pihak Gedung Putih saat itu menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatan yang “sangat baik”, meski tidak merinci alasan pemeriksaan tersebut. Trump sendiri menegaskan bahwa dirinya menjalani pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari pemeriksaan rutin.
Baca Juga: UPDATE-Harga Minyak Dunia Melonjak 3% Selasa (26/5), Setelah Serangan AS ke Iran Ia juga mengklaim hasil MRI yang diperolehnya menunjukkan kondisi kesehatan yang sangat baik. “Melakukan MRI itu hal yang sangat umum. Dokter mengatakan hasilnya adalah yang terbaik yang pernah ia lihat,” kata Trump. Sementara itu, sejumlah ahli medis menilai MRI umumnya tidak menjadi bagian standar dari pemeriksaan fisik rutin, melainkan dilakukan untuk mendapatkan gambaran lebih detail terhadap kondisi tertentu. Dalam laporan medis sebelumnya, disebutkan bahwa usia jantung Trump yang diukur melalui elektrokardiogram diklaim sekitar 14 tahun lebih muda dibandingkan usia kronologisnya.
Baca Juga: Xiaomi Corp Catatkan Penurunan Laba 43% pada Kuartal I-2026, Ini Faktor Pendorongnya Di sisi lain, Trump juga beberapa kali menjadi sorotan karena terlihat tertidur dalam sejumlah pertemuan resmi. Namun ia membantah hal tersebut dan menyatakan hanya memejamkan mata karena situasi rapat yang membosankan. “Beberapa orang bilang saya tertidur. Tidak, saya hanya memejamkan mata sebentar,” ujarnya dalam sebuah kesempatan. Trump saat ini menjadi salah satu presiden tertua yang menjabat di Amerika Serikat, setelah kembali menjabat pada periode keduanya pada Januari 2025.