Dongkrak Dana Kelolaan, Pinnacle Investment Terapkan Jurus Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pinnacle Persada Investama atau Pinnacle Investment menerapkan sejumlah strategi dalam meningkatkan kinerja dana kelolaan pada 2026. 

CEO Pinnacle Investment Guntur Putra menerangkan, perusahaan berfokus pada penguatan kinerja investasi yang konsisten, serta membangun track record yang terbukti. 

"Sebab, hal tersebut menjadi faktor utama dalam menarik dan mempertahankan kepercayaan investor," kata Guntur kepada Kontan, Selasa (7/4/2026).


Baca Juga: Manulife Rampungkan Akuisisi Schroders Indonesia, AUM Gabungan Makin Besar

Selain itu, Pinnacle juga terus mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar, memperluas distribusi melalui kemitraan strategis dan platform digital, serta meningkatkan edukasi investor. Ditambah, membuka peluang kolaborasi baik domestik maupun global untuk memperluas jangkauan dan kapabilitas perusahaan.

Terkait kinerja, Guntur mengatakan, dana kelolaan Pinnacle Investment mencapai Rp 2,85 triliun per Maret 2026. Dana kelolaan tersebut mencatatkan pertumbuhan, tetapi tak dijelaskan nilai pertumbuhan yang dibukukan. 

Guntur hanya menyebut pertumbuhan dana kelolaan salah satunya didorong peningkatan pada segmen Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) atau discretionary fund, khususnya untuk mandat global atau offshore. 

Dia bilang pertumbuhan di segmen tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan investor terhadap diversifikasi ke aset global, khususnya dari investor institusi dan high net worth. 

Baca Juga: Sinarmas AM Targetkan Dana Kelolaan (AUM) Rp 70 Triliun pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News