KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengandalkan kanal digital untuk mendorong pengembangan bisnis bullion atau bank emas. Salah satu tumpuannya adalah superapps BYOND by BSI yang hingga November 2025 telah digunakan sekitar 5,7 juta nasabah secara year to date. Basis pengguna aplikasi ini didominasi kelompok usia 20–40 tahun atau generasi milenial dan gen Z. BYOND tidak hanya difungsikan sebagai aplikasi perbankan digital, tetapi juga sebagai wadah layanan keuangan syariah yang terintegrasi. Melalui platform ini, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan, investasi, hingga aktivitas sosial dalam satu sistem, termasuk pengelolaan emas. Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna mengatakan, ayanan digital menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan. “Menurutnya, pengembangan BYOND diarahkan untuk memperluas akses nasabah sekaligus meningkatkan daya saing BSI di tengah pergeseran perilaku transaksi ke kanal digital,” katanya dalam siaran pers, Senin (5/1).
Dorong Bisnis Bulion, BSI Andalkan Superapps BYOND
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengandalkan kanal digital untuk mendorong pengembangan bisnis bullion atau bank emas. Salah satu tumpuannya adalah superapps BYOND by BSI yang hingga November 2025 telah digunakan sekitar 5,7 juta nasabah secara year to date. Basis pengguna aplikasi ini didominasi kelompok usia 20–40 tahun atau generasi milenial dan gen Z. BYOND tidak hanya difungsikan sebagai aplikasi perbankan digital, tetapi juga sebagai wadah layanan keuangan syariah yang terintegrasi. Melalui platform ini, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan, investasi, hingga aktivitas sosial dalam satu sistem, termasuk pengelolaan emas. Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna mengatakan, ayanan digital menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan. “Menurutnya, pengembangan BYOND diarahkan untuk memperluas akses nasabah sekaligus meningkatkan daya saing BSI di tengah pergeseran perilaku transaksi ke kanal digital,” katanya dalam siaran pers, Senin (5/1).