KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Haleon Indonesia meresmikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya di Pulogadung, Jakarta Timur. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan kesehatan konsumen global tersebut dalam menekan emisi operasional sekaligus mempercepat transisi energi bersih di sektor kesehatan nasional. Peresmian PLTS Atap ini sejalan dengan meningkatnya tuntutan global terhadap industri kesehatan untuk tidak hanya menghadirkan produk yang aman dan berkualitas, tetapi juga diproduksi secara bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca Juga: Dharma Samudera (DSFI) Gandeng Xurya, Pasang PLTS Atap 331,08 kWp Haleon, yang menaungi merek Panadol, Sensodyne, Actifed, dan Voltaren, menempatkan keberlanjutan sebagai pilar utama melalui komitmen
Better Everyday Health with Humanity, yang menekankan keterkaitan erat antara kesehatan manusia dan kesehatan bumi. Fasilitas Pulogadung memiliki peran strategis dalam rantai pasok Haleon. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik ini juga memasok produk ke sejumlah negara Asia Tenggara, sehingga menjadi bagian penting dari peta jalan keberlanjutan global perusahaan. PLTS Atap berkapasitas 416,97 kWp tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 577.647 kWh energi terbarukan per tahun. Pemanfaatan listrik hijau ini berpotensi menurunkan emisi lebih dari 449 ton CO₂e per tahun, setara dengan penyerapan karbon sekitar 7.460 pohon. Energi bersih tersebut akan langsung digunakan untuk mendukung proses produksi berbagai produk kesehatan yang dibuat di Indonesia untuk pasar lokal maupun regional.
Baca Juga: Efisiensi Energi, CKB Logistics Pasang PLTS Atap di Gudang Samarinda Direktur Pulogadung Site Haleon Indonesia, Suwandi Yulia Putra, menegaskan bahwa proyek ini merupakan implementasi nyata komitmen global perusahaan di tingkat operasional. “Dalam industri kesehatan, keberlanjutan sudah menjadi bagian dari komitmen inti perusahaan, bukan sekadar tambahan,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (27/1/2026). Proyek PLTS Atap ini direalisasikan melalui kerja sama dengan SUN Energy, penyedia layanan
Sustainability-as-a-Service yang fokus pada solusi energi surya untuk sektor industri dan komersial. Kolaborasi ini memperkuat upaya dekarbonisasi proses produksi di sektor dengan standar operasional yang ketat seperti industri kesehatan.
Baca Juga: Realisasi Terpasang PLTS Atap Sebesar 538 MWp Hingga Juli 2025 Lebih dari sekadar penyediaan listrik hijau, inisiatif ini diposisikan sebagai langkah strategis jangka panjang Haleon untuk membangun operasional yang lebih efisien, rendah emisi, dan bertanggung jawab.
Di tengah meningkatnya permintaan produk kesehatan, penerapan energi bersih dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri sekaligus kepercayaan konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News