KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian terus didorong melalui pengembangan industri dari hulu hingga hilir. Selain memperkuat produktivitas di tingkat budidaya, hilirisasi komoditas juga diarahkan untuk memperluas pemanfaatan hasil pertanian, termasuk sebagai bahan baku energi. Salah satu komoditas yang mulai dikembangkan untuk kebutuhan tersebut adalah ubi kayu. Komoditas ini tidak hanya untuk kebutuhan pangan dan industri. Tapi juga berpotensi menjadi bahan baku bioetanol untuk mendukung pengembangan energi alternatif. PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III mengembangkan ekosistem ubi kayu secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pengembangan tersebut melalui optimalisasi lahan, peningkatan produktivitas, kemitraan dengan berbagai pihak hingga pengembangan industri pengolahan.
Dorong Hilirisasi, PTPN III Mengembangkan 10.000 Hektare Lahan Ubi Kayu
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian terus didorong melalui pengembangan industri dari hulu hingga hilir. Selain memperkuat produktivitas di tingkat budidaya, hilirisasi komoditas juga diarahkan untuk memperluas pemanfaatan hasil pertanian, termasuk sebagai bahan baku energi. Salah satu komoditas yang mulai dikembangkan untuk kebutuhan tersebut adalah ubi kayu. Komoditas ini tidak hanya untuk kebutuhan pangan dan industri. Tapi juga berpotensi menjadi bahan baku bioetanol untuk mendukung pengembangan energi alternatif. PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III mengembangkan ekosistem ubi kayu secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pengembangan tersebut melalui optimalisasi lahan, peningkatan produktivitas, kemitraan dengan berbagai pihak hingga pengembangan industri pengolahan.