Dorong program sejuta rumah, BNI gelar 1.046 akad kredit masal



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendukung program Satu Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan terus menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sejak tahun 2011. Pada penyaluran FLPP tahun ini, BNI menggelar acara penandatanganan Akad Kredit secara massal pada 1.046 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) secara serentak di beberapa kota di Indonesia oleh BNI.

Penandatanganan akad kredit secara massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera BNI FLPP ini dipusatkan di Pasar Terapung Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penandatanganan akad kredit massal tersebut juga dilakukan secara serentak di berbagai Kantor Wilayah BNI di seluruh Indonesia.

Direktur Bisnis Ritel BI Tambok P. Setyawati menjelaskan penyaluran FLPP ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) oleh BNI dengan PPDPP pada kesempatan sebelumnya. BNI telah menjadi salah satu bank penyalur FLPP dalam tujuh tahun terakhir ini.


Selain di Banjarmasin, kota yang menjadi lokasi penandatanganan akad kredit massal tersebut antara lain Padang, Pekanbaru, Medan, Makassar, Pare-Pare, Karawang, Sampit, Pangkalan Bun, Pematang Siantar, Sengkang, bahkan juga Manokwari. Para debitur yang menandatangani Akad Kredit massal ini berasal dari sekitar 32 kota di Indonesia.

“Penyelenggaraan penandatanganan akad kredit ini diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan jumlah sebanyak 1.046 debitur. Di luar pencapaian tersebut, BNI tetap optimistis akan menyalurkan lebih dari tiga kali dari target semula sampai akhir tahun 2018. 

Disamping itu, BNI juga menawarkan kemudahan pembayaran uang muka secara cashless yakni melalui mobile banking, sms banking, dan aplikasi yap! (Your All Payment). Kemudahan tersebut merupakan langkah BNI dalam membangun cashless society,” ujar Tambok dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (26/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi