KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat kembali turun pada Kamis (26/3/2026) menyusul kenaikan pada hari sebelumnya. Ini karena investor masih menimbang risiko konflik di Timur Tengah dan peluang penyelesaian yang belum pasti. Presiden AS, Donald Trump, mengatakan Iran sangat ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran dan mendorong Teheran untuk bersikap serius. Sementara itu, media Iran Tasnim News Agency melaporkan Teheran telah menanggapi proposal 15 poin dari AS, meski sebelumnya Iran secara publik menyangkal adanya negosiasi. Ketidakpastian dari kedua pihak membuat pasar bingung. Investor khawatir gangguan di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia, bisa memengaruhi pasokan minyak global dan mendorong inflasi.
Dow Jones, S&P 500, Nasdaq Melemah di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat kembali turun pada Kamis (26/3/2026) menyusul kenaikan pada hari sebelumnya. Ini karena investor masih menimbang risiko konflik di Timur Tengah dan peluang penyelesaian yang belum pasti. Presiden AS, Donald Trump, mengatakan Iran sangat ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran dan mendorong Teheran untuk bersikap serius. Sementara itu, media Iran Tasnim News Agency melaporkan Teheran telah menanggapi proposal 15 poin dari AS, meski sebelumnya Iran secara publik menyangkal adanya negosiasi. Ketidakpastian dari kedua pihak membuat pasar bingung. Investor khawatir gangguan di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia, bisa memengaruhi pasokan minyak global dan mendorong inflasi.