JAKARTA. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) berupaya untuk mempertahankan target hasil investasi atau yield hingga akhir tahun 2016. Penurunan suku bunga membuat Dana Pensiun (Dapen) beralih ke produk pasar modal. Pada Januari 2016, portofolio investasi dapen mencatat dana kelolaan mencapai Rp 203,19 triliun naik 10,9% secara year on year (yoy) dari Rp 183,42 triliun. Dari total dana kelolaan Dapen, porsi penempatan investasi mayoritas ditempatkan pada deposito mencapai 30%. Obligasi sebanyak 20%, surat berharga nasional (SBN) sebanyak 18%. Kemudian, tersebar di saham, reksadana, tanah hingga sukuk.
DPLK Muamalat pertahankan target yield
JAKARTA. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) berupaya untuk mempertahankan target hasil investasi atau yield hingga akhir tahun 2016. Penurunan suku bunga membuat Dana Pensiun (Dapen) beralih ke produk pasar modal. Pada Januari 2016, portofolio investasi dapen mencatat dana kelolaan mencapai Rp 203,19 triliun naik 10,9% secara year on year (yoy) dari Rp 183,42 triliun. Dari total dana kelolaan Dapen, porsi penempatan investasi mayoritas ditempatkan pada deposito mencapai 30%. Obligasi sebanyak 20%, surat berharga nasional (SBN) sebanyak 18%. Kemudian, tersebar di saham, reksadana, tanah hingga sukuk.