KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah melakukan persiapan matang sejak dini dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah urgensi sosialisasi skenario kondisi darurat bagi para calon jemaah. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah harus lebih transparan dalam memaparkan risiko di lapangan. Hal ini bertujuan agar jemaah memiliki kesiapan mental dan fisik saat menghadapi kendala teknis maupun situasi darurat selama di Tanah Suci. "Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR RI mendesak agar Menteri Haji dan Umrah RI melaksanakan dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Melakukan sosialisasi berbagai skenario kedaruratan kepada para calon jemaah haji," ujarnya saat membacakan kesimpulan rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
DPR Desak Kemenhaj Sosialisasikan Skenario Kedaruratan kepada Calon Jemaah Haji
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah melakukan persiapan matang sejak dini dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah urgensi sosialisasi skenario kondisi darurat bagi para calon jemaah. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah harus lebih transparan dalam memaparkan risiko di lapangan. Hal ini bertujuan agar jemaah memiliki kesiapan mental dan fisik saat menghadapi kendala teknis maupun situasi darurat selama di Tanah Suci. "Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR RI mendesak agar Menteri Haji dan Umrah RI melaksanakan dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Melakukan sosialisasi berbagai skenario kedaruratan kepada para calon jemaah haji," ujarnya saat membacakan kesimpulan rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026).