KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi IX DPR RI mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Proses ini menjadi krusial karena Dewas akan mengawasi pengelolaan program jaminan sosial yang menyentuh kepentingan ratusan juta peserta sekaligus menopang stabilitas sistem perlindungan sosial nasional. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menyampaikan seluruh calon Dewas merupakan nama-nama yang diajukan Presiden, masing-masing 10 orang untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Dari daftar tersebut, Komisi IX akan memilih masing-masing lima anggota Dewas yang terdiri dari dua unsur pekerja, dua unsur pemberi kerja, dan satu unsur tokoh masyarakat. Baca Juga: Allianz Catat Klaim Banjir di Bali Tembus Rp 22 Miliar per Desember 2025
DPR Gelar Fit and Proper Test Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi IX DPR RI mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Proses ini menjadi krusial karena Dewas akan mengawasi pengelolaan program jaminan sosial yang menyentuh kepentingan ratusan juta peserta sekaligus menopang stabilitas sistem perlindungan sosial nasional. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menyampaikan seluruh calon Dewas merupakan nama-nama yang diajukan Presiden, masing-masing 10 orang untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Dari daftar tersebut, Komisi IX akan memilih masing-masing lima anggota Dewas yang terdiri dari dua unsur pekerja, dua unsur pemberi kerja, dan satu unsur tokoh masyarakat. Baca Juga: Allianz Catat Klaim Banjir di Bali Tembus Rp 22 Miliar per Desember 2025